Sampit (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mencatat capaian yang membanggakan dengan meraih peringkat pertama anugerah keterbukaan informasi publik kualifikasi badan publik penyelenggara pemilu.
"Alhamdulillah, bagi kami penghargaan ini merupakan motivasi sekaligus sebagai pengingat akan pentingnya peran keterbukaan informasi publik dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan partisipatif," kata Ketua Bawaslu Kotim Muhamad Natsir di Sampit, Rabu.
Natsir menerima langsung piagam serta piala penghargaan dari Ketua Komisi Informasi RI Donny Yoesgiantoro pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 diselenggarakan oleh Komisi Informasi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangka Raya.
Bawaslu Kotim meraih peringkat pertama kualifikasi badan publik penyelenggara Pemilu Kategori Informatif dengan nilai 93,43. Sementara itu, peringkat kedua diraih Bawaslu Kota Palangka Raya dengan nilai 93,17 dan peringkat ketiga diraih Bawaslu Seruyan dengan nilai 91,97.
Diraihnya penghargaan ini tak lantas membuat Bawaslu Kotim cepat berpuas diri. Natsir menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mewujudkan keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Baca juga: Kotim peringkat ketiga Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kategori Informatif
Terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan informasi dan memastikan setiap informasi publik dapat diakses masyarakat dengan mudah, cepat dan biaya ringan.
“Komitmen Bawaslu Kotim untuk tidak hanya berhenti di titik ini, namun capaian ini sebagai pemacu untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan informasi dan memastikan bahwa setiap informasi publik dapat diakses dgn mudah, cepat dan biaya ringan oleh masyarakat," tegasnya.
Tak lupa, Natsir juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Informasi Kalteng atas bimbingan selama proses monitoring dan evaluasi yang ketat, serta kepada Bawaslu Kalteng dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) yang terus memberikan dukungan dalam upaya peningkatan standar pelayanan informasi publik Bawaslu Kotim.
"Juga terima kasih kepada Bawaslu Kalteng tidak lelah membimbing kami dan kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung dalam upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik," demikian Natsir.
Baca juga: Marak serangan buaya, Camat Pulau Hanaut siapkan tim khusus
Baca juga: Disdik Kotim dorong peningkatan kompetensi guru berbasis Smart School
Baca juga: Komisi I DPRD Kotim dorong percepatan penuntasan kendala kelistrikan