Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hatir Sata Tarigan optimis dan meyakini, penerapan Tapping Box atau penerapan pajak digital mampu mengoptimalkan pajak dan berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

"Jadi, kami sangat mendukung langkah pemkot yang terus berupaya mengoptimalkan serapan pajak daerah untuk mendukung pembangunan di daerah ini," katanya di Palangka Raya, Kamis.

Menurut Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya itu, penerapan tapping box merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah, sekaligus meminimalisir potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hatir mengatakan selama ini sistem self assessment memang rawan menimbulkan perbedaan antara laporan pajak yang disampaikan wajib pajak dengan kondisi riil di lapangan.

"Dengan adanya tapping box, data transaksi akan terekam secara otomatis sehingga potensi ketidaksesuaian dapat ditekan," ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini pun menegaskan pemasangan tapping box bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan sistem perpajakan yang adil dan transparan bagi semua pihak. Dengan demikian pajak yang dibayarkan masyarakat benar-benar tersalurkan untuk pembangunan daerah.

"Ini bukan soal pengawasan berlebihan, tetapi upaya bersama agar pajak yang dipungut sesuai dengan aktivitas usaha sebenarnya. Pada akhirnya, manfaatnya kembali ke masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan publik," ujarnya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya usul MBG di bulan Ramadhan menjadi menu kering

Hatir juga mendorong pemerintah kota untuk melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha, sehingga kebijakan tersebut dapat dipahami dengan baik dan diterima secara positif.

Dia berharap penerapan tapping box dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam meningkatkan PAD Kota Palangka Raya secara berkelanjutan.

"Jika PAD meningkat, maka ruang fiskal pemerintah daerah juga semakin luas untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," demikian Hatir.

Baca juga: DPRD Palangka Raya ingatkan warga waspada abrasi susulan

Baca juga: Wali Kota Palangka Raya pastikan siap wujudkan program prioritas nasional

Baca juga: Dinkes Palangka Raya antisipasi penyebaran virus Nipah