Sampit (ANTARA) - Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memastikan kesiapan penuh dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026, salah satunya dengan menyiagakan lima area parkir, bertambah dibandingkan kondisi normal yang hanya tiga area parkir.

“Dari sisi sarana dan prasarana kami sudah siap. Jika nanti ada penambahan pesawat, kami juga sudah menyiapkan parking stand, kurang lebih tersedia lima parkir pesawat,” kata Kepala Bandara Haji Asan Sampit Abdul Haris di Sampit, Jumat.

Abdul Haris mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur pendukung telah melewati tahap inspeksi. Pihaknya bahkan telah menyiapkan skema antisipasi jika terjadi lonjakan lalu lintas udara dalam waktu dekat.

Penguatan layanan juga dilakukan di terminal keberangkatan dan kedatangan guna memastikan kenyamanan penumpang.

Disamping itu, bandara akan mengoperasikan Posko Angkutan Lebaran yang pembukaannya menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan.

Posko tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, AirNav, BMKG, hingga pihak kesehatan (BKK) akan disiagakan di titik strategis.

Operasional posko ini nantinya akan menjadi pusat kendali informasi bagi para pemudik. Kehadiran petugas gabungan diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap dinamika di lapangan, terutama terkait teknis penerbangan.

“Posko tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi lebih cepat, tepat dan terpadu jika ada situasi seperti pembatalan maupun perubahan jadwal pesawat,” tambahnya.

Baca juga: Anggota DPR minta PLN jaga pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri

Ia menambahkan, sejauh ini aktivitas di terminal keberangkatan terpantau masih stabil. Belum terlihat adanya lonjakan penumpang yang drastis, namun tiket maskapai Nam Air untuk keberangkatan H-10 Lebaran dilaporkan mulai terisi penuh.

Berdasarkan data historis tahun-tahun sebelumnya, kepadatan arus mudik diprediksi baru akan mencapai titik tertinggi pada dua hari menjelang hari raya. Meski demikian, hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).

“Kalau melihat tren tahun lalu, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-2 Lebaran. Kemungkinan tahun ini tidak akan jauh berbeda,” pungkasnya.

Saat ini, mobilisasi penumpang dilayani oleh dua maskapai utama dengan jadwal yang cukup padat. 

Maskapai NAM Air dengan Boeing 737-500 melayani rute Sampit - Jakarta Pulang Pergi (PP) setiap hari, rute Sampit - Surabaya PP pada Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu, lalu rute Sampit - Semarang PP pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Sementara untuk Maskapai Wings Air dengan pesawat ATR 72 yang mulai beroperasi pada 10 Maret 2026 untuk rute Sampit - Banjarmasin PP dan Sampit - Surabaya PP setiap Selasa, Kamis dan Sabtu.

Kemudian, mulai 11 Maret rute Palangka Raya - Sampit PP dan Sampit - Pangkalan Bun PP setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Baca juga: Teras Narang ajak 'keroyokan' perjuangkan aspirasi Kotim ke pusat

Baca juga: Bupati Kotim berharap formasi penerimaan ASN lebih banyak dibanding pensiun

Baca juga: DPRD Kotim ajak masyarakat lebih terlibat jaga kamtibmas selama Ramadhan