Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Siti Nafsiah mendorong penguatan kualitas dan daya saing usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), agar mampu bersaing dengan produk impor serta menembus pasar ekspor.

“UMKM kita harus naik kelas dan mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga hingga ke pasar global,” katanya di Palangka Raya, Selasa.

Ia menegaskan, peningkatan daya saing tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha agar pengembangan UMKM dapat berlangsung berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting supaya UMKM benar-benar berkembang dan tidak jalan di tempat,” ucapnya.

Baca juga: RKPD 2027 Kalimantan Tengah selaraskan kebijakan nasional

Siti mengungkapkan, aspirasi terkait penguatan UMKM banyak disampaikan masyarakat saat dirinya melaksanakan reses di sejumlah daerah pemilihan.

Mayoritas pelaku usaha, lanjut dia, berharap pemerintah daerah terus hadir memberikan dukungan konkret terhadap pengembangan usaha mereka.

“Mayoritas pelaku usaha berharap pemerintah daerah terus hadir dan aktif mendukung pengembangan UMKM di daerah masing-masing,” ujarnya.

Siti menilai, dukungan pemerintah tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan permodalan.

Untuk itu, perlu adanya bantuan peralatan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor usaha.

“Ke depan dukungan harus lebih luas dan ditingkatkan, terutama sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat agar program berjalan maksimal,” demikian Siti.

Baca juga: OJK: Bank Sampah jadi program inklusi keuangan inovatif di Palangka Raya

Baca juga: Pemprov Kalteng pastikan bantuan pendidikan tetap ada saat efisiensi anggaran

Baca juga: Gubernur Kalteng prioritaskan belanja daerah untuk kesejahteraan masyarakat