Logo Header Antaranews Kalteng

Polres Barsel Gelar Pra Rekontruksi Pembunuhan Siska

Senin, 7 Oktober 2013 18:58 WIB
Image Print
Ilustasi (ANTARA News/Lukisatrio) (Istimewa)
sejumlah warga meneriaki dan meminta polisi menghukum tersangka SGR dengan hukuman yang seberat - beratnya

Buntok, Kalteng 7/10 (Antara) - Polres Kabupaten Barito selatan, kalimantan Tengah melaksanakan pra rekonstruksi kasus pembunuhan Siska Rochandaty (62) dan pembantunya Norhasanah alias Aluh (37), Senin.

Kapolres Barsel AKBP Viktor T Sihombing, S. IK, M. Si melalui Kasat Reskrim, AKP Zepni Aska, di Buntok mengatakan pra rekonstruksi ini bertujuan untuk mencocokan keterangan tersangka berinisial SGR dengan kondisi lapangan.

"Meskipun tersangka SGR sudah mengakui perbuatannya, namun kita tidak serta merta mempercayainya sebelum dilakukan analisa dan pembuktian secara ilmiah,"kata Zepni Aska.

Dikatakannya, pra rekonstruksi yang dilaksanakan di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Kaladan RT 30 RW 04 itu ada 15 reka adegan bagaimana tersangka SGR menghabisi nyawa Siska Rochandaty dan pembantunya Aluh.

Menurut Zepni, berdasarkan hasil pra rekonstruksi tersebut, ada sedikit perbedaan dari keterangan yang telah disampaikan tersangka SGR dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Dalam BAP, tersangka SGR memukul Aluh dengan kayu balok sebanyak satu kali, sedangkan hasil pra rekonstruksi ternyata Aluh dipukul dengan balok sebanyak dua kali,"jelasnya.

Dikatakannya, untuk sementara pelaku pembunuhan satu orang dan pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus pembunuhan Hj Siska Rochandaty dan Pembantunya Aluh tersebut.

Pantauan ANTARA, sebelum dilaksanakan pra rekonstruksi, ribuan warga kota Buntok berdatangan semenjak pukul 09. 00 wib untuk menyaksikan dan ingin melihat secara langsung wajah pelaku.

Saat mobil polisi yang membawa tersangka SGR tiba di TKP, sejumlah warga meneriaki dan meminta polisi menghukum tersangka SGR dengan hukuman yang seberat - beratnya.

Pra rekonstruksi yang berlangsung dari sekitar pukul 11. 00 hingga pukul 12. 05 Wib tersebut dijaga ketat aparat kepolisian dan pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026