Logo Header Antaranews Kalteng

Kawal distribusi BBM, Polres Gumas lakukan pengecekan SPBU Kuala Kurun

Senin, 20 April 2026 15:59 WIB
Image Print
Personel Polres Gumas melakukan monitoring terhadap di SPBU Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun, Senin (20/4/2026). (ANTARA/HO-Polres Gumas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Polres Gunung Mas, Kalimantan Tengah melakukan pengecekan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun usai penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi.

"Kami hadir di sini untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Kuala Kurun tetap tercukupi,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto di Kuala Kurun, Senin.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini merupakan langkah preventif Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

Kehadiran polisi di tengah area pengisian bahan bakar tersebut bertujuan untuk memantau langsung aktivitas niaga sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengendara yang sedang mengantre.

Monitoring dipimpin langsung oleh Kabag Ops, yang didampingi Kasat Samapta AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha, Piket Pamapta Ipda M Ramly, serta sejumlah personel piket fungsi lainnya.

Baca juga: Desa Talangkah Gumas didorong jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi adanya praktik kecurangan maupun potensi penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab, usai kenaikan harga BBM non subsidi.

Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU, guna mencegah terjadinya kemacetan panjang yang kerap terjadi saat adanya fluktuasi harga maupun peningkatan volume kendaraan.

Kabag Ops menegaskan, Polri berkomitmen penuh mengawal kebijakan pemerintah agar tidak terjadi panic buying atau pembelian berlebihan karena rasa takut akan kelangkaan produk.

Pengawasan ini, sambungnya, tidak hanya dilakukan secara sepintas, namun juga mencakup pengecekan stok ketersediaan di tangki pendam SPBU.

“Monitoring ini dilakukan secara humanis guna mencegah adanya kepanikan maupun upaya penimbunan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak," imbuh Nurheriyanto.

Di lapangan petugas juga mengimbau warga agar tetap tertib saat mengantre, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan menggunakan sarana yang dilarang oleh regulasi.

Selain aspek keamanan stok, penataan kendaraan menjadi poin penting mengingat letak SPBU yang berada di jalur protokol Jalan Pangeran Diponegoro. Petugas memastikan antrean kendaraan tidak memakan bahu jalan secara berlebihan agar aktivitas warga lainnya tidak terganggu.

Polres Gumas berencana akan terus melakukan patroli serupa secara berkala di berbagai SPBU di wilayah hukum setempat, sebagai bentuk dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, harga sejumlah BBM non subsidi mengalami kenaikan per 18 April 2026, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Baca juga: Bupati sebut pembentukan Abpednas perkuat peran BPD di Gumas

Baca juga: Gunung Mas terima bantuan sarpras dari Perpustakaan Nasional

Baca juga: DPMD Gunung Mas: Dana Desa untuk 114 desa sebesar Rp34,9 miliar



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026