
Sip, populasi sapi di daerah ini meningkat

Muara Teweh (Antaranews Kalteng)-Populasi peternakan sapi di Kabupaten Barito Utara, setiap tahun semakin meningkat saat ini mencapai 3.607 ekor tahun sebelumnya hanya 3.573 ekor.
"Program peningkatan produksi peternakan ini berimbas pada pemberian bibit ternak untuk kelompok tani guna dikembangkan," kata Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Setia Budi di Muara Teweh, Minggu.
Menurut Budi, program peningkatan ternak tersebut tahun 2018 telah diserahkan pada beberapa kelompok tani seperti Di Desa Sei Liju, Jamut dan Mampuak I masing-masing Kecamatan Teweh Timur, Desa Transbangdep Kecamatan Teweh Selatan, Kelurahan Jambu dan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah dengan total yang diserahkan sebanyak 22 ekor.
Program ini melalui anggaran APBD kabupaten, dimana peruntukannya adalah pada kelompok tani.
"Saat ini ada beberapa kelompok tani yang memelihara ternak sapi secara koloni, seperti di Kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Timur dan ada juga kelompok lainnya.
Dia mengatakan selain sapi juga ada ternak kambing, namun jumlah tidak sebanding dengan sapi. Adanya program ini juga tidak lain untuk pemenuhan kebutuhan di daerah.
Jumlah konsumsi daging untuk wilayah Barito Utara mencapai tiga hingga empat ekor perhari. Dengan jumlah konsumsi sebanyak itu, maka sangat jelas daerah masih membutuhkan ketersediaan akan daging. Sementara untuk saat ini sebagian dipasok dari luar daerah.
"Dengan program peningkatan produksi peternakan diharapkan nantinya tidak ketergantungan dengan daerah lain. Dan diharapkan beberapa tahun kedepan Kabupaten Barito Utara dapat swasembada daging," ujarnya.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
