Hanura ajak PKB-Berkarya untuk berkoalisi bentuk satu fraksi

id Hanura,Hanura ajak PKB-Berkarya untuk berkoalisi bentuk satu fraksi, Muh Yunus

Hanura ajak PKB-Berkarya untuk berkoalisi bentuk satu fraksi

Ilustrasi (Ist)

Makassar (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Muh Yunus mengajak dua partai pendatang baru yakni Partai Berkarya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk berkoalisi membentuk satu fraksi di DPRD Makassar.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan dua partai baru yang memperoleh kursi di DPRD Makassar dan kami ajak untuk berkoalisi membentuk satu fraksi," ujar Muh Yunus di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan komunikasi untuk dua partai baru yakni Partai Berkarya dan Partai Perindo sudah dilakukan sejak hasil penghitungan suara dilakukan di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.

Partai Berkarya yang sudah ditetapkan mendapatkan satu kursi sudah menyatakan kesiapannya berkoalisi dengan Hanura yang memperoleh tiga kursi pada Pemilu 2019-2024 ini.

Sedangkan untuk Partai Perindo yang memperoleh dua kursi masih belum memutuskan akan bergabung atau tidak. Sementara PKB yang memperoleh satu kursi juga sudah menyatakan kesiapannya berkoalisi dengan Hanura.

"Untuk saat ini yang sudah memastikan berkoalisi itu Berkarya dan PKB. Mereka masing-masing dapat satu kursi dan kami tiga kursi, sudah lebih dari cukup membentuk satu fraksi. Kalau Perindo baru sekitar 60 persen kesiapannya berkoalisi, kalau semua bergabung berarti kita dapat tujuh kursi," katanya.

Yunus memastikan, partainya tidak akan bergabung ke partai lain yang memperoleh kursi sama dengan partainya atau partai yang memperoleh kursi lebih banyak, tetapi lebih memilih menjalin komunikasi dengan pendatang baru.

"Partai Berkarya saja yang bergabung kita sudah cukup satu fraksi, apalagi kalau ada Partai Perindo dan PKB. Keuntungannya kalau mereka bergabung bisa menduduki jabatan di fraksi dan di alat kelengkapan dewan (AKD)," ucapnya.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar