CJH Gumas diingatkan tetap taati prokes sembari menunggu kepastian keberangkatan

id Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah ,Hj Siti Hilmiah,CJH Gumas diingatkan tetap taati prokes sembari menunggu kepastian keberangkatan

CJH Gumas diingatkan tetap taati prokes sembari menunggu kepastian keberangkatan

Legislator Kabupaten Gumas Hj Siti Hilmiah saat mengikuti rapat di kantor DPRD setempat, Senin (15/3/2021). (ANTARA/Chandra)

Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Hj Siti Hilmiah mengimbau calon jemaah haji (CJH) asal kabupaten setempat agar menjaga kesehatan, sembari menunggu kepastian keberangkatan ke Tanah Suci Makkah.

“Kesehatan harus benar-benar dijaga. Jangan sampai saat penyelenggaraan ibadah haji dibuka CJH malah sakit,” kata Hj Siti Hilmiah saat dibincangi awak media di Kuala Kurun, Senin.

Selain itu, mengingat sekarang sedang terjadi pandemi COVID-19, CJH diminta untuk selalu menaati protokol kesehatan, agar tidak terpapar atau tertular virus yang pertama kali muncul di Negeri Tirai Bambu China tersebut.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan III yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu  ini berharap pandemi COVID-19 yang saat ini sedang melanda dunia segera berakhir.

Dia berharap dengan berakhirnya pandemi COVID-19 maka pelaksanaan umrah dan ibadah haji di Tanah Suci Makkah dapat kembali normal seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum pandemi terjadi.

Baca juga: Kementerian PUPR salurkan BSPS untuk 75 RTLH di Gumas

“CJH saya minta bersabar menunggu informasi atau peluang yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Kita juga sama-sama berdoa, mudahan pandemi  ini segera berlalu,” tutur politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah H Anang Rusli meminta calon jamaah haji dari kabupaten itu untuk bersabar menunggu kepastian keberangkatan haji pada tahun 2021 ini.

“Untuk tahun 2021 ini ada delapan CJH dari Gumas yang siap diberangkatkan, namun kita masih menunggu kepastian. Berdoa saja supaya segera ada kepastian,” ucap H Anang Rusli.

Dia menjelaskan, delapan CJH dari Gumas yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah pada tahun 2021 ini merupakan mereka yang batal diberangkatkan pada tahun 2020 lalu.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Gumas dimulai di Kecamatan Kurun

Pada tahun 2020 lalu, 10 CJH dari kabupaten bermotto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Seiring berjalannya waktu, dua dari 10 CJH dimutasi ke Palangka Raya, Kalteng.

“Sebenarnya mereka sudah siap diberangkatkan pada tahun 2020 lalu. Berbagai kesiapan sudah dilakukan seperti pemeriksaan kesehatan, manasik haji, dan beberapa lainnya,” beber H Anang Rusli.

Namun, sambung dia, terjadinya pandemi virus corona atau COVID-19 membuat pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan CJH pada tahun 2020 lalu. CJH asal Gumas pun urung diberangkatkan pada saat itu.

Dia menjelaskan, pada tahun 2021 ini CJH asal Gumas sudah siap diberangkatkan, sembari menunggu kepastian dari Kementeriaan Agama RI yang sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Kepala Diskominfosantik Gumas tekankan pentingnya statistik sektoral

Baca juga: Legislator Gumas dorong PDAM perluas pelayanan hingga desa

Baca juga: RSPD Gumas Hamauh FM bantu promosikan lagu berbahasa Dayak Ngaju