Buntok (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Ideham menilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih untuk ke delapan kali secara berturut-turut, menjadi kado istimewa terhadap kepemimpinan 100 hari kerja bupati dan wakil bupati periode 2025-2030.
"Opini WTP ini merupakan kado istimewa dalam program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati, Eddy Raya Samsuri dan Khristianto Yudha," kata Ideham di Buntok, Jumat.
Menurut dia, pencapaian tersebut merupakan wujud keberhasilan awal dari kepemimpinan baru yang mengedepankan prinsip tata kelola keuangan profesional serta transparan. Sebab, opini WTP bukan hanya soal administrasi, tetapi menunjukkan bahwa dalam waktu yang singkat kepala daerah mampu membawa perubahan positif dalam sistem pengelolaan keuangan daerah.
Meski begitu, Wakil rakyat Barsel itu juga menyebut, capaian yang telah diraih itu, sepatutnya menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemkab, untuk terus meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik dan pembangunan merata.
"Kami di DPRD akan terus mendukung langkah-langkah pemerintah daerah sepanjang berpihak pada kepentingan masyarakat," kata Ideham.
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Selatan itu menyebut, pemkab telah berhasil mempertahankan opini WTP dari BPK yang merupakan predikat tertinggi dalam laporan keuangan daerah itu selama delapan kali berturut-turut. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi daerah dalam pengelolaan anggaran yang sesuai aturan dan akuntabel.
Baca juga: Pemkab Kotim jadi acuan Bersel dalam upaya peningkatan PAD
DPRD Barsel berharap, prestasi itu dapat terus dijaga dan ditingkatkan guna membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
"Capaian WTP itu patut diapresiasi dan menjadi pijakan kuat untuk melangkah lebih baik ke depan," ucapnya.
Dengan opini WTP tersebut, kata dia, diharapkan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan berbasis akuntabilitas publik di Barsel semakin kuat serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Pemkab Barsel salurkan 126 hewan kurban
Baca juga: Wabup Barsel: Bantuan pangan bagian intervensi pemerintah turunkan angka stunting
Baca juga: DPRD apresiasi Pemkab Barsel salurkan bantuan hewan kurban
