Kuala Kapuas (ANTARA) - Tradisi memasak dan membagikan bubur Asyura pada 10 Muharam atau sering disebut Hari Asyura, masih dijalankan sebagian umat Islam di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, seperti yang dilakukan relawan gabungan Mahabbah 232 Kuala Kapuas.
“Ini merupakan tradisi masyarakat Muslim Banjar di Kalimantan, salah satunya di Kapuas, dalam membuat dan berbagi bubur Asyura setiap menyambut 10 Muharram,” kata Pembina Relawan gabungan Mahabbah 232 Kapuas, Mujiono di Kuala Kapuas, Minggu.
Tradisi menyambut 10 Muharam ini tidak lepas kaitannya dengan bubur Asyura. Tradisi ini juga dilakukan masyarakat Kuala Kapuas tahun ke tahun, yakni memasak bubur dalam jumlah banyak untuk kemudian dibagi-bagikan.
Kegiatan bagi-bagi bubur Asyura ini berlangsung di Posko BPK Manarul Huda di Jalan Jenderal Sudirman Kuala Kapuas. Selain itu, para anggota relawan langsung datang ke rumah-rumah warga sekitar.
Selain relawan gabungan BPK dan PMK, masyarakat sekitar juga turut membantu pembagian dalam kegiatan tersebut, hingga melakukan pembuatan bubur Asyura.
Baca juga: Destinasi wisata kuliner kapal terapung hadir di Kapuas
Untuk membuat bubur Asyura sendiri, dilakukan sejak pagi hingga siang hari. Dananya merupakan hasil kumpulan dari anggota relawan maupun dukungan dari beberapa masyarakat setempat.
Bubur Asyura bukan bubur biasa. Selain pengolahannya yang dalam jumlah banyak, bubur tersebut juga terdiri dari perpaduan sayur dan rempah-rempah yang terdiri dari 41 macam.
Bubur Asyura, yang merupakan tradisi di bulan Muharam, sering kali dimasak dalam jumlah besar dan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan.
“Semoga pembagian bubur Asyura ini, membawa berkah dan kebaikan bagi semua yang terlibat, serta menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi,” demikian Mujiono.
Sementara dalam kegiatan tersebut, masyarakat sekitar tampak antusias membawa nampan masing-masing untuk mendapatkan bubur Asyura. Selain itu, anggota relawan juga membagikan bubur yang sudah dibungkus ke masyarakat pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Baca juga: Pemkab Kapuas bersama DPRD sepakati enam raperda
Baca juga: Operasi katarak gratis disambut gembira masyarakat di Kapuas
Baca juga: Disarpustaka Kapuas tingkatkan fasilitasi OPD dalam pengelolaan aplikasi Srikandi
