
Bunda PAUD Pulang Pisau tanamkan nilai Pancasila melalui karnaval nusantara

Pulang Pisau (ANTARA) - Bunda PAUD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Hasanah Rifa’i menyatakan karnaval profil pelajar Pancasila jenjang PAUD, yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi semangat menanamkan nilai Pancasila sejak dini.
"Kami berharap para pendidik mampu menanamkan karakter jujur, disiplin, serta semangat kebersamaan sejak usia dini agar anak-anak siap menyongsong Indonesia Emas 2045," kata Hasanah Rifa’i di Pulang Pisau, Rabu.
Hasanah Rifa’i menambahkan, penanaman nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan melalui pendidikan karakter dan praktik sehari-hari, sehingga anak-anak mampu tumbuh dengan fondasi akhlak yang kuat, cerdas, dan membanggakan di masa depan.
"Jadikan setiap pengalaman sebagai bekal berharga untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia," ucapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau Wahyu Jatmiko, melalui Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Susi Kurniawatie memberikan apresiasi atas terselenggaranya karnaval profil pelajar Pancasila yang dinilai memberi dampak positif bagi dunia pendidikan.
"Dinas Pendidikan bersama IGTKI serta Bunda PAUD untuk terus meningkatkan kompetensi guru, agar implementasi profil pelajar Pancasila jenjang PAUD semakin berkualitas," kata Susi Kurniawatie.
Susi menambahkan kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, namun juga wahana pembelajaran kontekstual bagi anak-anak, yang sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya persatuan, gotong royong, dan kebanggaan terhadap identitas bangsa Indonesia.
"Karnaval ini merupakan cara menyenangkan dalam mengenalkan nilai Pancasila, sehingga anak-anak mampu menanamkan kecintaan terhadap bangsa dengan cara yang menyenangkan," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau gerak cepat tindak lanjuti optimalisasi PAD
Ketua Panitia Pelaksana Siti Nurjanah, menjelaskan jumlah peserta didik yang mengikuti karnaval sebanyak 17 PAUD dan sebanyak 485 anak dengan didampingi sebanyak 80 guru. Tema nusantara dipilih untuk menegaskan identitas bangsa melalui kebudayaan yang beragam namun tetap satu.
"Kami ingin anak-anak sejak dini memahami Indonesia memiliki banyak suku, budaya, dan bahasa, namun semua disatukan oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika," jelas Siti Nurjanah.
Dirinya menjelaskan melalui karnaval profil pelajar Pancasila jenjang PAUD, dapat melahirkan generasi unggul yang berkarakter kuat, mencintai tanah air, serta siap menjadi bagian penting dari cita-cita Indonesia Emas 2045.
"Kami yakin anak-anak Pulang Pisau tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, serta mampu membawa nama baik bangsa Indonesia di masa depan," demikian Siti Nurjanah.
Baca juga: Bupati Pulpis apresiasi penyelenggaraan Fun Fitness Body Competition
Baca juga: Turnamen Bupati Cup 2025 sarana mencetak atlet unggulan Pulang Pisau
Baca juga: Fraksi DPRD Pulang Pisau sarankan penggabungan dinas untuk efisiensi
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
