
Pemkab Kotim tekankan peran generasi muda dalam menjaga kamtibmas

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengajak Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) selaku pembina generasi muda untuk ikut andil dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dalam konteks kekinian, generasi muda Islam harus menjadi pelaku utama dalam meneguhkan persatuan dan menjaga kondusivitas kehidupan sosial kemasyarakatan,” kata Plt Staf Ahli Bupati Kotim Nursalim di Sampit, Jumat.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri peringatan milad BKPRMI Kotim ke 48 yang dilaksanakan di Aula Jabal Rahmah, Kompleks Islamic Center, Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Sampit.
Ia menjelaskan, ajakan tersebut sejalan dengan tema milad BKPRMI kali ini, yakni Memperkuat Ukhuwah, Mengembangkan Potensi Mengabdi untuk Umat, merupakan refleksi semangat kebersamaan yang harus dijaga.
Pemkab Kotim menyadari pemuda Muslim adalah mitra strategis dalam pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BKPRMI merupakan kunci untuk menjaga suasana kondusif, keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di tengah berbagai isu dan tantangan yang terjadi saat ini, peran pemuda Muslim sebagai penyampai informasi yang benar, penyebar semangat persaudaraan dan penolak hoaks sangatlah dibutuhkan.
Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh anggota BKPRMI dan pemuda Muslim di daerah untuk terus menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin atau menjadi rahmat bagi semesta alam.
“Jadilah pemuda yang mampu merangkul semua kalangan, menghadirkan kesejukan dan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang damai, aman dan sejahtera,” ucapnya.
Nursalim juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BKPRMI Kotim yang telah mencapai usia 48 tahun, usia yang sudah sangat matang dan menunjukkan perjalanan panjang yang dipenuhi dengan pengabdian dan pengorbanan untuk umat.
Sejak berdirinya BKPRMI Kotim telah menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam, khususnya dalam menumbuhkan kecintaan kepada masjid, Al Quran dan kehidupan berakhlakul karimah.
Program-program seperti Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (TKA)/Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), pesantren kilat dan pelatihan keterampilan telah memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi Islam yang berilmu, beriman dan bermoral.
Ia percaya bahwa melalui dakwah dan kegiatan positif yang diselenggarakan BKPRMI Kotim akan lahir generasi yang tangguh dan berkarakter, serta siap menjadi penerus pembangunan bangsa dan daerah.
“Semoga dengan usia yang semakin dewasa, BKPRMI Kotim semakin kokoh menjadi penggerak dakwah dan pembinaan generasi muda Islam. Pemkab Kotim juga senantiasa terbuka untuk berkolaborasi, berbagi gagasan dan mendukung kegiatan yang bermuara pada kebaikan dan kemaslahatan umat,” demikian Nursalim.
Baca juga: Satu desa di Kotim dilanda banjir luapan sungai
Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kotim Jusman menyampaikan bahwa Milad ke 48 BKPRMI Kotim akan diisi dengan berbagai lomba untuk memberikan motivasi dan rangsangan untuk menghadapi Ajang Festival Anak Shaleh Indonesia 2026 di Kabupaten Barito Utara.
“Milad ke-48 tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkokoh persaudaraan, meningkatkan semangat juang kader, serta meneguhkan komitmen dalam membina santri TPA dan remaja masjid di Kotim,” ujarnya.
Perlombaan digelar selama 5-7 September 2025 dengan jumlah peserta mencapai 230 anak, meliputi anak TKA, TPA dan TQA. Bertempat di Aula Jabal Rahmah.
Ia menambahkan, milad kali ini menjadi juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan tekadnya untuk terus hadir dan bermanfaat.
Menurutnya, semangat berkhidmat di masjid tidak boleh padam, karena dari masjidlah lahir generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak. Karena dari masjid pula tercipta ikatan persaudaraan yang menguatkan umat di berbagai penjuru negeri.
Ia pun mengajak seluruh anggotanya untuk perkuat barisan, satukan langkah, dan kobarkan semangat juang agar pengabdian ini semakin nyata dirasakan umat.
Dengan kekompakan kader dan loyalitas anggota, BKPRMI akan tetap menjadi rumah besar yang melahirkan generasi penerus Islam yang berdaya dan berperadaban.
“Saya juga berharap acara ini menjadi pengikat kebersamaan, mempererat tali persaudaraan dan langkah nyata dalam melahirkan generasi Qur'ani yang kuat, sehat, dan berakhlak mulia,” demikian Jusman.
Baca juga: Keluarga penumpang hilang di laut Sampit menyatakan ikhlas
Baca juga: DPRD Kotim dukung penguatan kelembagaan pemilu untuk demokrasi berkualitas
Baca juga: Kotim tunggu hasil verifikasi dan identifikasi Program Tiga Juta Rumah
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
