Logo Header Antaranews Kalteng

Kontingen Kotim siap ramaikan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat provinsi

Minggu, 2 November 2025 17:29 WIB
Image Print
Foto bersama belasan pelajar Kotim yang akan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Provinsi Kalteng 2025, Minggu (2/11/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Sampit (ANTARA) - Sebanyak 15 pelajar asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah siap berlomba dan meramaikan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat provinsi yang akan digelar di Kota Palangka Raya pada 3-5 November 2025.

“Hari ini kami dari Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur melepas putra-putri kita yang ikut FTBI tingkat provinsi Kalimantan Tengah. Harapan saya, selain mengikuti lomba, anak-anak juga bisa menjadi pelestari bahasa daerah, terutama bahasa Sampit,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah di Sampit, Minggu.

Hal ini ia sampaikan saat melepas belasan pelajar, yang terdiri atas lima pelajar SD dan sepuluh pelajar SMP dari beberapa sekolah di Kotim untuk mengikuti FTBI Kalteng 2025. Acara pelepasan dilaksanakan di SMPN 1 Sampit.

Irfansyah menjelaskan, FTBI adalah bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17 tentang Revitalisasi Bahasa Daerah.

Tujuannya adalah untuk melestarikan dan menjaga kelangsungan dan eksistensi bahasa ibu/bahasa daerah di Indonesia yang banyak terancam punah.

Kegiatan ini melibatkan generasi muda, khususnya siswa SD dan SMP sebagai penutur aktif bahasa daerah dan membuat mereka mempelajari bahasa daerah dengan cara yang menyenangkan.

Sekaligus, menyediakan ruang kreativitas dan menemukan fungsi baru dari bahasa dan sastra daerah.

“Melalui ajang ini, kami berharap agar melalui sekolah-sekolah, bahasa daerah khususnya bahasa Sampit bisa terus dilestarikan dan diwariskan ke generasi berikutnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Irfansyah menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang terpilih mewakili Kotim ke ajang bergengsi tersebut. Tak lupa ia berpesan kepada para pelajar tersebut agar mempersiapkan diri dengan optimal, baik secara fisik maupun mental.

Dengan demikian, diharapkan para pelajar tersebut bisa menampilkan yang terbaik dan mendapat pengalaman baru yang berharga untuk kedepannya.

“Kalian adalah Tunas Harapan yang akan memastikan suara nenek moyang kita tidak akan pernah padam. Berikan penampilan terbaik kalian, junjung tinggi sportivitas, dan nikmati momen bersejarah ini,” pungkasnya.

Baca juga: Dua kali dalam sebulan Bupati Kotim lakukan perombakan jabatan

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Sampit, Yuli Karyati, menjelaskan bahwa para peserta yang berangkat telah melalui proses seleksi ketat di tingkat kabupaten.

Ada lima cabang lomba yang akan diikuti pada ajang kali ini, yakni stand up comedy, karungut, berdongeng, cipta puisi, cerpen, dan pidato.

“Sebelumnya sudah dilakukan seleksi sekitar dua minggu lalu, dan setiap peserta telah menjalani pelatihan intensif bersama guru pendamping,” tambahnya.

Sebelumnya, Kotim pernah meraih peringkat terbaik kedua dan harapan tiga, namun dengan persiapan yang matang diharapkan kali ini prestasi yang diraih para pelajar bisa lebih baik lagi.

Salah satu peserta, Cahya Zabinaosira, siswi kelas IX-5 SMPN 1 Sampit yang mengikuti lomba cipta cerpen, mengaku telah mempersiapkan diri dengan serius.

“Saya sudah menghafal dan menuliskan ulang cerpen yang saya buat sekitar dua sampai tiga hari sebelum berangkat. Tantangannya waktu yang terbatas, karena saat lomba tingkat kabupaten lalu waktu menulisnya sangat mepet, tidak sampai tiga jam,” ungkap Cahya.

Meski begitu, ia tetap optimis dapat tampil lebih baik di tingkat provinsi. “Saya yakin kali ini bisa lebih siap dan memberikan hasil terbaik,” katanya dengan semangat.

Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Gerhan Bahalap, siswa kelas VIII-3 SMPN 1 Sampit yang mengikuti lomba pidato.

“Saya baru pertama kali ikut lomba ini. Persiapannya sekitar satu sampai dua minggu. Setiap hari latihan bersama pembimbing. Meski baru pertama, saya yakin bisa memberikan yang terbaik untuk Kotim,” demikian Cahya.

Baca juga: DPRD Kotim minta PLN percepat realisasi kelistrikan di Pulau Hanaut

Baca juga: Umar Kaderi gantikan Masri sebagai Penjabat Sekda Kotim

Baca juga: 1.871 tenaga kontrak di Kotim diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026