DPRD apresiasi BNN Palangka Raya perkuat deteksi dini, cegah pelajar terlibat narkoba

id dprd palangka raya, komisi III dprd, sigit widodo, bnn palangkaraya, p4gn, peredaran narkoba

DPRD apresiasi BNN Palangka Raya perkuat deteksi dini, cegah pelajar terlibat narkoba

Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Sigit Widodo mengapresiasi langkah BNN Kota setempat yang memperkuat deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui sosialisasi P4GN dan tes urine bagi pelajar di sejumlah sekolah.

"Upaya deteksi dini sangat penting untuk memastikan pelajar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, sekaligus memberikan gambaran bagi sekolah dan pemerintah mengenai kondisi nyata di lapangan," katanya di Palangka Raya, Sabtu.

Ia menilai tindakan BNN tersebut bukan hanya sebagai tindakan pengawasan, tetapi juga pendekatan preventif yang membangun kesadaran pelajar agar memahami bahaya narkoba sejak dini.

Sigit menekankan keberadaan narkoba di sekitar lingkungan pendidikan tidak bisa dianggap enteng, karena pelajar berada pada fase rawan terhadap pengaruh buruk dari lingkungan luar.

“Kita harus menjaga generasi muda kita. Karena kan mereka ini adalah kelompok rentan yang perlu perlindungan ekstra dari seluruh elemen,” ucapnya.

Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya rutin lakukan pemutakhiran data wajib pajak

Legislator dari PDI Perjuangan ini juga mengapresiasi BNN yang tidak hanya melakukan tes urine, tetapi juga memberikan sosialisasi P4GN dan ruang diskusi bagi pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, pendekatan dialogis seperti ini penting karena pelajar membutuhkan penjelasan yang mudah dipahami agar mereka sadar secara utuh tentang dampaknya.

“Sosialisasi yang interaktif membuat pelajar lebih memahami dan lebih berani menolak ajakan menggunakan narkoba,” ujarnya.

Sigit menilai langkah BNN mengunjungi beberapa sekolah sekaligus menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap aman, termasuk melalui evaluasi rutin program pencegahan.

Ia menegaskan pencegahan narkoba tidak bisa hanya dilakukan satu kali, melainkan perlu berkelanjutan agar pelajar terus memiliki pemahaman yang relevan dengan kondisi perkembangan zaman.

Sigit berharap sekolah, orang tua, dan pemerintah kota ikut memperkuat langkah BNN dengan mengawasi pelajar secara lebih dekat serta membangun pola komunikasi yang positif.

“Sinergi semua pihak sangat penting. Kita ingin sekolah benar-benar menjadi ruang aman dan sehat bagi anak-anak kita,” demikian Sigit.

Baca juga: DPRD minta SPPG taati kebijakan pemerintah dalam pengelolaan limbah MBG

Baca juga: DPRD Palangka Raya sebut pelaku usaha lokal jadi motor kemajuan pariwisata

Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya jamin keberlanjutan usaha PKL usai rencana relokasi


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.