Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Katingan tekankan kerukunan dan toleransi saat safari Nyepi

Selasa, 7 April 2026 19:38 WIB
Image Print
Bupati Katingan, Saiful Safari Nyepi. ANTARA/Naslee

Kasongan (ANTARA) - Nuansa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama terasa kental dalam kunjungan kerja Bupati Katingan, Saiful, saat menghadiri Safari Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Balai Basarah Penyang Hatampung, Desa Tumbang Atei, Kecamatan Sanaman Mantikei, Senin (6/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Saiful hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, serta rombongan pemerintah daerah. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya umat Hindu Kaharingan.

Selain bersilaturahmi, pemerintah daerah juga menyerahkan tali asih kepada warga dan Kitab Suci Panaturan kepada pengurus balai basarah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman ajaran agama di tengah masyarakat.

Bupati Saiful menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari unsur kecamatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga pihak perusahaan seperti PT Dwima dan PSAM.

“Saya secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas sambutan hangat dan kebersamaan yang terbangun pada hari ini. Ini menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ucap Saiful.

Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut dengan prosesi adat lawang sakepeng dan ritual potong pantan. Bupati menilai, tradisi tersebut merupakan bukti nyata bahwa kearifan lokal dan budaya leluhur tetap terjaga dengan baik di tengah kehidupan masyarakat.

Dia juga menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi antarumat beragama menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, suasana damai yang tercipta di Desa Tumbang Atei merupakan contoh nyata kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Kerukunan dan kedamaian seperti ini harus kita syukuri dan kita jaga bersama. Dengan saling menghargai dan saling peduli, maka keharmonisan akan terus terpelihara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saiful mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan global yang masih diwarnai konflik di berbagai belahan dunia. Ia berharap masyarakat Katingan dapat terus menjaga nilai kebersamaan dan tidak mudah terpecah belah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya memahami ajaran agama secara benar. Dia berharap Kitab Suci Panaturan yang diserahkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kitab Panaturan ini hendaknya tidak hanya disimpan, tetapi harus dibaca dan dipahami dengan bimbingan tokoh agama agar ajarannya dapat diterapkan dalam kehidupan,” pesannya.

Kegiatan Safari Dharma Santi tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat. Bupati membuka kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi demi pembangunan Kabupaten Katingan yang lebih baik.

Di akhir kegiatan, Saiful mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta mewujudkan Katingan yang damai dan sejahtera.



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026