Dampingi Pelaku Usaha Kreatif Kalteng, Kata Asdi Narang
Sabtu, 11 November 2017 0:49 WIB
Badan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan rapat diskusi kelompok terpumpun di Kota Palangka Raya, Jumat (10/11/17). (Foto Antara Kalteng/Jaya W Manurung)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Anggota Komisi X DPR RI Asdi Narang meminta Badan Ekonomi Kreatif hadir di provinsi Kalimantan Tengah untuk memfasilitasi dan mendampingi para pemula pelaku usaha kreatif agar dapat berkembang serta hasil produksinya diekspor.
Permintaan tersebut karena melihat potensi dan semangat para pelaku usaha kreatif di provinsi ini cenderung terus bertambah, kata Asdi saat menghadiri rapat diskusi kelompok terpumpun Asosiasi/Komunitas Pengembangan Ekonomi Kreatif se-Kalteng, di Palangka Raya, Jumat.
"Saya berkeinginan Badan Ekonomi Kreatif yang digagas dan langsung dibawah naungan Presiden Joko Widodo bisa membantu para pelaku usaha di Kalteng ini dari segi pendanaan serta jaringan," bebernya.
Keberadaan dan kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Di mana tahun 2014 ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 7,1 persen terhadap PDB dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan Kalimantan Tengah ini mengatakan ekonomi kreatif merupakan konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan serta sumber daya manusia sebagai faktor produksi utama.
"Untuk itu, ekonomi kreatif sejatinya terus ditumbuh kembangkan secara berkesinambungan agar menciptakan nilai ekonomi yang tidak hanya berkontribusi terhadap PDB tapi juga berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Asdi.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingat bahwa tugas BE KRAF salah atau diantaranya pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan program di bidang ekonomi kreatif, serta pelaksana koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pelaksanaan kebijakan.
"Saya berharap melalui rapat diskusi kelompok terpumpun Asosiasi/Komunitas Pengembangan Ekonomi Kreatif se-Kalteng ini bisa ada program BE KRAF kerjasama dengan Pemerintah Daerah serta para pelaku usaha," kata Asdi.
Kegiatan Rapat dibuka langsung Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kreatif, turut dihadiri Anggota Komisi X DPR RI, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya, serta puluhan Pelaku Usaha ekonomi kreatif se-Kalteng.
Permintaan tersebut karena melihat potensi dan semangat para pelaku usaha kreatif di provinsi ini cenderung terus bertambah, kata Asdi saat menghadiri rapat diskusi kelompok terpumpun Asosiasi/Komunitas Pengembangan Ekonomi Kreatif se-Kalteng, di Palangka Raya, Jumat.
"Saya berkeinginan Badan Ekonomi Kreatif yang digagas dan langsung dibawah naungan Presiden Joko Widodo bisa membantu para pelaku usaha di Kalteng ini dari segi pendanaan serta jaringan," bebernya.
Keberadaan dan kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Di mana tahun 2014 ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 7,1 persen terhadap PDB dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan Kalimantan Tengah ini mengatakan ekonomi kreatif merupakan konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan serta sumber daya manusia sebagai faktor produksi utama.
"Untuk itu, ekonomi kreatif sejatinya terus ditumbuh kembangkan secara berkesinambungan agar menciptakan nilai ekonomi yang tidak hanya berkontribusi terhadap PDB tapi juga berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Asdi.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingat bahwa tugas BE KRAF salah atau diantaranya pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan program di bidang ekonomi kreatif, serta pelaksana koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pelaksanaan kebijakan.
"Saya berharap melalui rapat diskusi kelompok terpumpun Asosiasi/Komunitas Pengembangan Ekonomi Kreatif se-Kalteng ini bisa ada program BE KRAF kerjasama dengan Pemerintah Daerah serta para pelaku usaha," kata Asdi.
Kegiatan Rapat dibuka langsung Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kreatif, turut dihadiri Anggota Komisi X DPR RI, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya, serta puluhan Pelaku Usaha ekonomi kreatif se-Kalteng.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Teras Narang dorong peningkatan kapasitas BNNK Kotim perkuat pemberantasan narkoba
27 February 2026 13:25 WIB
Lindungi anak di ruang digital, DPR RI-Diskominfosantik Kalteng optimalkan PP Tunas
05 January 2026 18:24 WIB
OJK Kalteng-DPD RI kawal penerapan UU ITE lindungi masyarakat dari kejahatan digital
20 December 2025 9:36 WIB
Teras Narang ajak semua pihak dukung hilirisasi pasir kuarsa dan alumina di Kalteng
01 December 2025 17:25 WIB
Anggota DPR motivasi siswa Sekolah Rakyat di Gumas semangat raih cita-cita
16 October 2025 17:24 WIB
DPRD bersama Pemkot Palangka Raya komitmen tuntaskan masalah tapal batas antarwilayah
13 October 2025 14:02 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Mahasiswa Teknik UMPR gali ilmu pengelolaan kualitas udara di BMKG Tjilik Riwut
07 May 2026 14:20 WIB