Teras Narang tawarkan konsep empat kekuatan menghadapi tantangan zaman
Selasa, 14 Juni 2022 18:04 WIB
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang. ANTARA/HO-Tim Teras Narang.
Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menilai tantangan yang dihadapi Indonesia, terkhusus Provinsi Kalimantan Tengah, sekarang ini berkaitan dengan Kesehatan, Pendidikan, Pangan, Keuangan, Energi serta Kehutanan.
Menghadapi dan menyelesaikan berbagai tantangan yang dapat dirangkum dalam HE4F itu memerlukan kesungguhan sekaligus kekuatan dari seluruh elemen bangsa, kata Teras Narang di Palangka Raya, kemarin.
"Jika diperkenankan, saya menawarkan konsep empat kekuatan, yakni kasih, kebersamaan, keberanian dan pengetahuan, dalam menyelesaikannya," ucapnya.
Senator asal Kalteng itu pun menjelaskan, kekuatan kasih sebagai upaya menguatkan kebersamaan dalam menghadapi tantangan ini. Setelah menguatnya kebersamaan, maka diperlukan keberanian dalam melangkah serta menyelesaikan berbagai tantangan.
Dia mengatakan, kekuatan kasih dan kebersamaan serta keberanian tidak akan cukup tanpa didukung pengetahuan yang optimal. Pengetahuan ini bukan hanya melalui perguruan tinggi, tapi juga pergaulan dan kehidupan sehari-hari.
"Tanpa pengetahuan, tidak akan bisa melakukan apapun guna meningkatkan kehidupan rakyat Indonesia, terkhusus Kalteng. Itulah kenapa konsep empat kekuatan itu saling beriringan dan melengkapi," kata Teras Narang.
Sebelumnya Teras Narang bertemu dan berdialog secara daring dengan Komunitas Utus Itah yang merupakan diaspora asal Kalteng. Pertemuan itu terkait kondisi dan tantangan kekinian yang dihadapi hampir semua negara, termasuk Indonesia.
Baca juga: Bertemu diaspora asal Kalteng, Teras Narang sampaikan konsep HE4F
Gubernur Kalteng periode 2005-2015 itu pun menyampaikan bahwa dirinya telah merangkum berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi negara-negara di Dunia, terkhusus Inddonesia. Di mana tantangan itu berkaitan dengan Health atau Kesehatan, Education atau Pendidikan, Food atau Pangan, Finance atau Keuangan, Fuel atau Energi, dan Forest atau Kehutanan.
Dia mengatakan, bagaimana hendak pintar apabila tidak sehat. Bagaimana mau sehat jika makanan tidak terpenuhi sesuai gizi yang diperlukan. Bagaimana makanan bisa diperoleh kalau keuangan tak terpenuhi. Bagaimana keuangan mau terpenuhi kalau biaya energi pun semakin meningkat. Bagaimana energi mau diakses dengan baik kalau hutan kita belum menjadi sumber kekuataan dan penghasil pendapatan bagi daerah.
"Ini saling terkait semua dan perlu kita jawab bersama sehingga hadir masa depan Kalteng yang terang dan membawa kita dari gelapnya masalah HE4F nantinya," demikian Teras Narang.
Baca juga: Teras Narang: Pancasila aset berharga Bangsa Indonesia
Baca juga: Teras Narang dorong pemda di Kalteng siapkan ASN paham digital
Baca juga: Hadapi beragam tantangan, Teras Narang usul empat kata jadi visi Kalteng
Menghadapi dan menyelesaikan berbagai tantangan yang dapat dirangkum dalam HE4F itu memerlukan kesungguhan sekaligus kekuatan dari seluruh elemen bangsa, kata Teras Narang di Palangka Raya, kemarin.
"Jika diperkenankan, saya menawarkan konsep empat kekuatan, yakni kasih, kebersamaan, keberanian dan pengetahuan, dalam menyelesaikannya," ucapnya.
Senator asal Kalteng itu pun menjelaskan, kekuatan kasih sebagai upaya menguatkan kebersamaan dalam menghadapi tantangan ini. Setelah menguatnya kebersamaan, maka diperlukan keberanian dalam melangkah serta menyelesaikan berbagai tantangan.
Dia mengatakan, kekuatan kasih dan kebersamaan serta keberanian tidak akan cukup tanpa didukung pengetahuan yang optimal. Pengetahuan ini bukan hanya melalui perguruan tinggi, tapi juga pergaulan dan kehidupan sehari-hari.
"Tanpa pengetahuan, tidak akan bisa melakukan apapun guna meningkatkan kehidupan rakyat Indonesia, terkhusus Kalteng. Itulah kenapa konsep empat kekuatan itu saling beriringan dan melengkapi," kata Teras Narang.
Sebelumnya Teras Narang bertemu dan berdialog secara daring dengan Komunitas Utus Itah yang merupakan diaspora asal Kalteng. Pertemuan itu terkait kondisi dan tantangan kekinian yang dihadapi hampir semua negara, termasuk Indonesia.
Baca juga: Bertemu diaspora asal Kalteng, Teras Narang sampaikan konsep HE4F
Gubernur Kalteng periode 2005-2015 itu pun menyampaikan bahwa dirinya telah merangkum berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi negara-negara di Dunia, terkhusus Inddonesia. Di mana tantangan itu berkaitan dengan Health atau Kesehatan, Education atau Pendidikan, Food atau Pangan, Finance atau Keuangan, Fuel atau Energi, dan Forest atau Kehutanan.
Dia mengatakan, bagaimana hendak pintar apabila tidak sehat. Bagaimana mau sehat jika makanan tidak terpenuhi sesuai gizi yang diperlukan. Bagaimana makanan bisa diperoleh kalau keuangan tak terpenuhi. Bagaimana keuangan mau terpenuhi kalau biaya energi pun semakin meningkat. Bagaimana energi mau diakses dengan baik kalau hutan kita belum menjadi sumber kekuataan dan penghasil pendapatan bagi daerah.
"Ini saling terkait semua dan perlu kita jawab bersama sehingga hadir masa depan Kalteng yang terang dan membawa kita dari gelapnya masalah HE4F nantinya," demikian Teras Narang.
Baca juga: Teras Narang: Pancasila aset berharga Bangsa Indonesia
Baca juga: Teras Narang dorong pemda di Kalteng siapkan ASN paham digital
Baca juga: Hadapi beragam tantangan, Teras Narang usul empat kata jadi visi Kalteng
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Teras Narang dorong peningkatan kapasitas BNNK Kotim perkuat pemberantasan narkoba
27 February 2026 13:25 WIB
OJK Kalteng-DPD RI kawal penerapan UU ITE lindungi masyarakat dari kejahatan digital
20 December 2025 9:36 WIB
Teras Narang ajak semua pihak dukung hilirisasi pasir kuarsa dan alumina di Kalteng
01 December 2025 17:25 WIB
DPRD bersama Pemkot Palangka Raya komitmen tuntaskan masalah tapal batas antarwilayah
13 October 2025 14:02 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Polda Kalteng ringkus dua tersangka pengedar dengan 3 kg sabu dan 400 ekstasi
16 April 2026 6:30 WIB
Bulog Kalteng pacu penyaluran bantuan pangan, sudah jangkau 43 ribu penerima
15 April 2026 15:02 WIB
Wagub Kalteng tegaskan pemprov gerak cepat tindaklanjuti perihal tambang rakyat
14 April 2026 15:54 WIB
DPRD Kalteng sebut warga Gunung Mas minta pembangunan PJU dan perbaikan jalan
14 April 2026 11:29 WIB