Sampit (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menggelar kegiatan penguatan fasilitator Pusat Kegiatan Guru (PKG) untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Kami melaksanakan pengimbasan penguatan fasilitator PKG guru PAUD, dengan harapan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi mereka, terlebih sekarang era digitalisasi,” kata Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah di Sampit, Rabu.

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi guru di era digitalisasi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mempersiapkan siswa menghadapi tantangan digital, serta memastikan guru relevan dalam proses belajar mengajar.

Dengan kompetensi digital, guru dapat memanfaatkan teknologi secara efektif, membuat materi pembelajaran lebih menarik dan interaktif, serta membantu siswa mengembangkan literasi digital yang baik dan bertanggung jawab.

Terlebih, ,menurutnya hampir semua media pembelajaran dilakukan menggunakan sistem digital, maka dari itu guru juga harus bisa beradaptasi dan menguasai media pembelajaran digital di era modern.

"Mudah-mudahan dengan adanya tambahan ilmu pengetahuan yang didapat dari kegiatan ini mereka bisa lebih semangat lagi dan termotivasi untuk belajar, kemudian mengimbaskan ke sekolah masing-masing," ujarnya.

Irfansyah juga berharap, melalui kegiatan penguatan fasilitator PKG ini juga membantu guru PAUD untuk memahami dan dapat mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning) agar dapat mempersiapkan anak murid dalam menyongsong pendidikan di jenjang berikutnya.

Baca juga: Nikkon Bhastari terpilih sebagai Kepala Sekolah Rakyat di Kotim

Deep learning merupakan program yang diusung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni sebuah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam dan pengaplikasian konsep secara lebih baik.
Deep learning akan diterapkan dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan menyenangkan.

Model pembelajaran ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi konsep dan menghubungkan berbagai disiplin ilmu, mulai dari ilmu kognitif hingga penerapannya dalam dunia nyata.

"Guru PAUD juga harus dapat memahami apa itu deep learning yang sekarang dicanangkan oleh kementerian, agar mereka bisa mengimplementasikannya di sekolah masing-masing untuk membantu anak didik untuk mempersiapkan ke jenjang berikutnya," demikian Irfansyah.

Baca juga: Sejumlah sekolah di Kotim terapkan BDR untuk antisipasi demo

Baca juga: Disdik Kotim ikut meriahkan Sampit Trade Expo dengan tema 7 KAIH

Baca juga: SMPN 1 Sampit gelar pawai untuk menyalurkan rasa cinta tanah air