Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Menteng tetap berjalan optimal meski sempat terjadi genangan air akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (30/1).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan di Puskesmas Menteng, Senin menerangkan bahwa genangan tersebut tidak disebabkan oleh kerusakan bangunan fasilitas kesehatan, melainkan akibat tingginya debit air hujan dalam waktu singkat yang melampaui kapasitas saluran pembuangan.

“Genangan terjadi karena saluran pembuangan air dari area puskesmas tepatnya di bagian taman menuju drainase tersier tidak mampu menampung aliran air hujan yang sangat besar,” kata Sahdin.

Ia menambahkan, genangan air tersebut bersifat sementara dan telah surut sepenuhnya pada sore hari di hari yang sama, sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Sebagai langkah antisipasi kami bergerak cepat melakukan penanganan teknis dengan membangun gorong-gorong baru agar aliran air dapat terbagi dan tidak terkonsentrasi di satu titik saat hujan deras," kata Riduan.

Baca juga: UMPR siap terima 2.000 pemuda Kalteng sebagai ahli pratama pertanian

Puskesmas Menteng sendiri baru selesai dilakukan pembangunan gedung baru dan juga belum lama dioperasionalkan.

Gedung baru Puskesmas Menteng ini dirancang sesuai standar fasilitas kesehatan, dengan dukungan ruang konsultasi, ruang perawatan, laboratorium sederhana, serta area layanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, bangunan baru ini juga disiapkan ruang tenaga kesehatan dan ruang administrasi yang lebih nyaman.

Juru Bicara Pemkot Palangka Raya Sahdin Hasan di lokasi yang sama menambahkan bahwa pemerintah daerah juga merencanakan penambahan saluran pembuangan air untuk mempercepat aliran menuju drainase sekunder, sebagai bagian dari upaya penataan infrastruktur dan mitigasi banjir di kawasan pelayanan publik.

Sahdin turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase.

“Pelayanan publik yang nyaman dan aman membutuhkan dukungan semua pihak. Infrastruktur kami perbaiki, kesadaran masyarakat juga sangat menentukan,” ujarnya.

Pemkot Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Baca juga: SMP Negeri 11 Palangka Raya jadi sekolah rujukan Google ke-5 perkuat literasi digital

Baca juga: BMKG imbau masyarakat Kalteng waspadai hujan disertai angin kencang

Baca juga: ACC tingkatkan akses layanan pembiayaan bagi warga Sampit