Palangka Raya (ANTARA) - Program revitalisasi pendidikan yang digulirkan pemerintah pusat berdampak nyata di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), diantaranya membuat semakin nyaman kegiatan pembelajaran di SMKN 5 Palangka Raya maupun SMAN 3 Sampit.
Salah seorang siswa Kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 5 Palangka Raya Aidil Ansyari, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan revitalisasi yang telah diterima sekolahnya.
"Kondisi ruang belajar kini jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya. Kerusakan bangunan yang dulu mengganggu aktivitas belajar sudah tidak lagi dirasakan, sehingga dapat mengikuti pelajaran dengan lebih fokus dan tanpa rasa khawatir," ujarnya.
Ia pun berharap program ini terus berlanjut. Aidil juga menegaskan komitmen siswa untuk menjaga dan merawat bangunan yang telah direvitalisasi, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, termasuk oleh adik-adik kelas di masa mendatang.
Lainnya, Gracia Aurel Tri Wihety siswi Kelas X DKV mengatakan kondisi ruang kelas dan ruang unit produksi sebelum dilakukan revitalisasi, yakni atap kelas yang bolong kerap menyebabkan kebocoran saat hujan, sementara lantai ruang unit produksi tidak rata dan menyulitkan kegiatan praktik siswa.
“Dulu kalau hujan air masuk ke kelas. Sekarang setelah direvitalisasi, lantainya sudah bagus, atapnya tidak bocor, dan kami jadi nyaman untuk produksi,” tuturnya.
Dia menilai revitalisasi fasilitas sekolah sangat penting karena berdampak langsung pada motivasi dan semangat belajar siswa.
Baca juga: Gubernur Kalteng hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026
Sedangkan di SMAN 3 Sampit, salah seorang siswa kelas XI jurusan Humaniora Muhammad Doni Febrianur, mengapresiasi program revitalisasi sekolah yang dinilai membawa perubahan nyata terhadap kenyamanan dan kualitas lingkungan belajar.
“Dengan adanya program revitalisasi ini, kami sebagai siswa merasa sangat senang karena sekolah menjadi lebih baik dan nyaman,” ungkap Doni.
Diharap ke depan program revitalisasi pendidikan tidak hanya terus berlanjut, tetapi juga dapat ditingkatkan cakupan dan kualitasnya.
Sementara itu, guru SMAN 3 Sampit Hadi Kurniawan revitalisasi sarana prasarana sekolah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Dengan fasilitas yang lebih memadai, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan efektif," ucapnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo mengatakan, program revitalisasi pendidikan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.
"Hingga pada akhirnya mampu menghadirkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang lebih maju," jelasnya.
Baca juga: Plt Sekda Kalteng sebut sejumlah isu strategis menjadi perhatian RKPD 2027
Baca juga: Pemprov Kalteng jaga ketahanan ideologi bangsa dengan Gema Pancasila
Baca juga: Gubernur: Efisiensi tak akan hambat program prioritas untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng