
Menembak - Perbakin Kalteng Harapkan Bantuan Fasilitas

Minimnya fasilitas membuat satu senjata digunakan beberapa anggota khususnya atlet sehingga latihan tidak berjalan maksimal dan membuat prestasi tidak mengalami kemajuan seperti yang diharapkan,"
Palangka Raya, 21/5 (ANTARA) - Persatuan olahraga menembak dan berburu seluruh Indonesia (Perbakin) Kalimantan Tengah mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat untuk memenuhi fasilitas maupun senjata demi meningkatkan prestasi.
Ketua Perbakin Kalteng Yansen A Binti, di Palangka Raya, Selasa mengatakan jumlah anggota mencapai ratusan orang tapi yang memiliki senjata untuk berlatih hanya beberapa orang karena mahalnya harga peralatan.
"Minimnya fasilitas membuat satu senjata digunakan beberapa anggota khususnya atlet sehingga latihan tidak berjalan maksimal dan membuat prestasi tidak mengalami kemajuan seperti yang diharapkan," ucapnya.
Dikatakan, selain minim peralatan menembak Perbakin Kalteng hingga saat ini juga belum memiliki tempat latihan khusus menembak bagi para atlet.
Selama ini pihaknya hanya memanfaatkan tempat latihan menembak yang dimiliki Polri maupun TNI. Namun lokasi tersebut tidak bisa dipergunakan secara bebas karena harus menunggu jadwal kosong aparat.
"Sekarang ini kami berupaya dan berkonsultasi dengan Komisi C DPRD Kalteng agar berkenan membantu penyediaan peralatan maupun lapangan untuk latihan. Syukur Komisi C bersedia membantu," kata Yansen.
Penasehat Perbakin yang juga Kapolda Kalteng Brigjen Pol Bachtiar Hasanudin Tambunan mengatakan sebagai upaya meningkatkan prestasi anggota maupun atlet maka akan banyak melaksanakan kejuaraan menembak
Menurut dirinya melalui kejuaraan menembak tersebut juga bermanfaat untuk menjarung atlet potensial di kalangan masyarakat khususnya pelayar yang benar-benar berkalat.
Polda Kalteng sendiri telah berencana untuk menyelenggarakan kejuaraan menembak untuk umum dan pelajar agar bisa menjaring dan mendidik atlet. Rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, demikian Bachtiar.
(T.KR-JWM/B/M019/M019)
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
