Muara Teweh (Antara Kalteng) - Dahanis alias Nalau (65), penjaga kerbau di Tanjung Kapuk, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hilang terjatuh ke Sungai Barito.
"Saat ini korban sedang dalam pencarian petugas dan warga setempat. Ia diduga terjatuh ke Sungai Barito," kata seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Rizali Hadi di Muara Teweh, Jumat.
Korban diketahui hilang oleh keluarganya pada Jumat (9/1) sekitar pukul 01.30 Wib, pada malam itu diduga sedang di jamban terapung di Sungai Barito, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru .
Karena dalam beberapa jam tidak pulang ke rumah yang berada di pinggiran sungai tersebut, keluarganya mendatangi ke jamban terapung.
Ketika itu pihak keluarganya hanya menemukan kain sarung, sedangkan korban sudah tidak ada di lanting (bangunan tarapung itu).
"Pihak keluarga masih belum mengetahui menyebab hilangnya korban yang diduga terjatuh ke sungai," katanya.
Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri kawasan Kelurahan Jambu yang diperkirakan korban hanyut terbawa arus Sungai Barito ke wilayah selatan atau hilir.
"Kita harapkan korban segera ditemukan," ujar Rizali.
(T.K009/B/A013/A013)
