
Olahan Produk Pisang Kepok Seruyan Belum Maksimal

...Kenapa tidak kita coba kembangkan dengan kreativitas dari masyarakat, kalau produk itu ditingkatkan dalam bentuk olahan, pastinya akan lebih menguntungkan,"
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Olahan produk berbahan dasar pisang kepok di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah belum maksimal, usai dipanen pisang hanya dijual begitu saja kepada pembeli.
Bupati Seruyan Sudarsono di Kuala Pembuang, Jumat, mengakui bahwa belum ada upaya maksimal untuk meningkatkan nilai jual pisang menjadi berbagai olahan berbahan dasar pisang kepok, baik oleh pemerintah maupun warga.
"Kita punya produk unggulan, yaitu pisang, kenapa tidak kita coba kembangkan dengan kreativitas dari masyarakat, kalau produk itu ditingkatkan dalam bentuk olahan, pastinya akan lebih menguntungkan," katanya.
Orang nomor satu di `Bumi Gawi Hatantiring' ini mengatakan, ada banyak produk yang dapat dibuat dari pisang kepok, seperti abon jantung pisang, krispi kulit pisang, atau jus pisang.
Menurutnya, produk olahan pisang sebenarnya sangat diminati pasar, hal terbukti ketika rombongan Seruyan mengikuti kegiatan Sail Raja Ampat tahun lalu di Papua Barat, di sana Seruyan memperkenalkan olahan abon dari jantung pisang.
"Banyak yang suka. Banyak pula yang mengira abon ini dicampur daging, maka saya tegaskan abon itu terbuat dari jantung pisang, kalaupun ada campuran daging, mana mungkin harga abon ini bisa sangat terjangkau dengan harga sekitar Rp17 ribu per bungkus," katanya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat khususnya warga yang menekuni usaha perkebunan pisang agar dapat kreatif untuk meningkatkan nilai tambah pisang menjadi berbagai olahan.
Ia juga meminta agar instansi atau dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) mencari cara agar warga dapat mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar pisang, termasuk membantu nanti memasarkan hasil olahan tersebut.
"Dan saya sudah meminta kepada Disperindagkop untuk melakukan uji lab terkait ketahanan dari produk olahan pisang ini," katanya.
(T.KR-JWM/B/N005/N005)
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
