
Penumpang Mudik Gunakan "Speed Boat" Sungai Barito Ramai

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Arus mudik melalui angkutan sungai menggunakan kapal cepat atau "speed boat" di pelabuhan terapung di Sungai Barito dari dan ke Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada H-5 Lebaran 2015 mulai ramai.
"Hari ini masing-masing jurusan diberangkatkan lima unit speed boat masing-masing bermuatan 35 orang pagi dan siang, meningkat dibanding sebelumnya hanya dua unit," kata Kepala UPTD Lalulintas Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (LLASDP) pada Dinas Perhubungan Barito Utara, Nurdin di Muara Teweh, Minggu.
Kepadatan penumpang terlihat baik berangkat maupun datang yakni jurusan Muara Teweh - Buntok Kabupaten Barito Selatan, Muara Teweh - Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya dan Muara Teweh - Tumpung Laung Kecamatan Montallat pada keberangkatan siang hari ada tiga unit.
Meski penumpang mulai padat, arus mudik tahun ini berkurang dibanding sebelumnya. Sepinya penumpang ini karena pemudik banyak memilih transportasi darat menggunakan jasa bus maupun biro perjalanan (travel) karena jalan darat sudah baik.
"Jalan darat tidak rusak lagi, sehingga mereka banyak memilih ikut angkutan darat, penumpang yang ada sebagian besar hanya dari karyawan perusahaan tambang dan kayu serta warga yang tinggal di desa pinggiran sungai," katanya.
Kapal cepat melayani masyarakat dari Muara Teweh - Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya, disiapkan sebanyak 17 unit dengan tarif sebesar Rp120.000 per orang.
Kemudian Muara Teweh - Buntok Kabupaten Barito Selatan ada 20 buah dengan biaya Rp180 ribu/orang serta Muara Teweh - Tumpung Laung Kecamatan Montallat disiapkan 13 buah kapal cepat dengan tiket Rp120 ribu/penumpang.
Selain itu, disiapkan perahu bermotor jurusan Muara Teweh - Puruk Cahu ada delapan unit dengan biaya Rp90.000/orang dan Muara Teweh - Tumpung Laung disiapkan empat unit dengan tiket Rp70 ribu/orang.
"Penumpang speedboat mulai ramai diperkirakan pada hari ini Minggu dan Senin (13/7)," kata Nurdin.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
