16 Oktober, Sukamara Siap Gelar Pilkades Serentak

id sukamara, pilkades serentak, Sukamara Siap Gelar Pilkades Serentak

Bidang Pemberdayaan masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan sukamara Muhammad Romdoni saat memperlihatkan logistik yang akan dikirim ke desa-desa Penyelenggara Pilkades.

Sukamara (Antara Kalteng) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 14 Desa akan diikuti 54 orang yang siap bertarung dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 8.544 jiwa. Gelaran pemilihan kepala desa serentak akan dilaksanakan pada 16 Oktober telah memasuki masa tenang.

Kepala Dinas Sosial PMDPP-PA Sukamara P.Banjarnahoor melalui Kepala Bidang Pemberdayaan masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan Sukamara, Muhammad Romdoni mengatakan saat ini panitia Pilkades tingkat Kabupaten tengah mempersiapkan logistik seperti surat suara, kotak suara dan bilik suara.

"Saat panitia Pilkades mempersiapkan logistik, dan keseluruhan logistik Pilkades akan didistribusikan pada Sabtu (14/10) atau hari ini ke 14 desa yang akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa," kata Romdoni di Sukamara, Jumat

Menurutnya, pada awalnya Pilkades akan diikuti sebanyak 15 Desa, namun setelah dilakukan verifikasi, Desa Sungai Raja Kecamatan Jelai belum bisa melaksanakan Pilkades, lantaran sisa masa jabatan Kepala Desa sebelum non aktif masih dua tahun dan berdasarkan aturan harus diganti dengan Pergantian Antar Waktu (PAW).

"Waktu Kades Sungai Raja non aktif masa jabatannya masih tiga tahun, dan diangkat Pj atau pejabat sementara, sedangkan berdasarkan aturan harus PAW dan setelah dilantik akan jadi kades defenitif," terang Romdoni.

Sedangkan desa-desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada 16 Oktober nanti adalah Desa Pangkalan Muntai, Petarikan dan Pudu di kecamatan Sukamara, lalu desa Pulau Nibung, Sungai Baru dan Sungai Bundung di Kecamatan Jelai.

Dani Kecamatan Pantai Lunci ada Desa Sungai Tabuk di Kecamatan Balai Riam ada Desa Lupu Peruca, Balai Riam dan Pempaning serta Desa Ajang, Natai Kondang, Laman Baru dan Kenawan di Kecamatan Permata Kecubung.


Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar