Ayo dukung! Risti asal Kapuas wakili Kalteng di Liga Dangdut Indonesia

id risti ideris, liga dangdut indonesia, lida

Risti Ideris (Foto Antara Kalteng/Ahmad Effendi)

Kuala Kapuas (Antaranews Kalteng) - Risti Ideris warga asli Kapuas ini dipercaya menjadi salah satu wakil Kalimantan Tengah dalam ajang Liga Dangdut di televisi Indosiar, sebuah kontes dangdut terbesar di Indonesia yang akan tayang secara langsung pada Senin, 19 Februari 2018 pukul 19.00 WIB nanti.

Keikutsertaan Risti di kompetisi dangdut bergengsi di Tanah Air tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kapuas yang berupaya agar gadis asli Kapuas ini menjadi yang terbaik dan masuk ke babak selanjutnya bersaing dengan perwakilan 34 provinsi se-Indonesia.

"Kita akan berusaha secara maksimal mendukung Risti dalam kompetisi liga dangdut di Jakarta pada 19 Februari ini," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Kapuas, Septedy, yang ditunjuk sebagai koordinator dukungan untuk Risti Ideris.

Beberapa upaya yang dilakukan, lanjutnya, adalah pemasangan sejumlah baliho besar berukuruan 4mx6m yang akan dipasang di titik strategis dalam kota hingga perbatasan kota Kuala Kapuas agar warga masyarakat mengetahui secara persis.

Langkah lain berupa sosialisasi ke sejumlah media baik cetak, elektronik, online hingga media sosial.

"Selain publikasi media, kita juga akan dukung penuh keberangkatan Risti bersama keluarga ke Jakarta agar nantinya bisa lebih fokus latihan dan berkompetisi," kata Septedy lagi.

Pria yang terkenal dekat dengan insan pers ini merasa optimistis Risti mampu bersaing dan menjadi yang terbaik jika melihat frekuensi tampil selama ini yang hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, baik kota kabupaten sampai ke pelosok daerah lainnya.

"Saya rasa pihak penyelenggara punya poin tersendiri dan mempertimbangkannya. Risti ini layak jual di tingkat nasional," tuturnya.

Ditambahkannya, secara pribadi Ben Brahim S Bahat (Bupati Kapuas yang sedang cuti Pilkada) bersama keluarga besarnya juga menyatakan akan mendukung penuh perjuangan Risti di LIDA tersebut berupa tambahan biaya selama di Jakarta dan dalam vote atau SMS.

Sementara Risti yang didukung merasa terharu dan sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas. "Terimakasih tak terhingga hanya itu yang bisa saya lakukan, selain berusaha berjuang semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik agar bisa membanggakan masyarakat Kapuas dan Kalteng pada umumnya," tuturnya.

Mahasiswi semester akhir di Fakultas Hukum di perguruan tinggi di Banjarmasin ini mengaku telah mempersiapkan diri dengan berlatih dan menjaga stamina dan suara agar tampil baik di Jakarta nanti.

Anak kedua dari tiga bersaudara yang memulai karir menyanyi di sejumlah festival band dan vokal solo bergenre pop di daerah ini mengaku mencintai lagu dangdut karena orang tuanya suka dangdut.

"Dulu awalnya pop, tapi karena orang tua di rumah suka dangdut jadi tertarik, dan saat dicoba enak serta dari dangdut malah menghasilkan uang yang bisa bantu orang tua. Karena itu sering diminta tampil di acara resepsi perkawinan di kampung hingga event daerah," bebernya.

Risti yang memiliki fansclub bernama sahabat Risti (Sahris) yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kapuas dan Kalteng untuk memberi dukungan melalui vote dengan cara ketik LIDA (spasi) Risti kirim ke 97288. 

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar