Piala Dunia - Ternyata ini fakta singkat skuad Spanyol

id timnas spanyol,piala dunia,piala dunia 2018,madrid

Suasana latihan timnas Spanyol di Duesseldorf, Jerman, Kamis (22/3) (Foto: EPA-EFE/RONALD WITTEK)

Madrid (Antaranews Kalteng) - Bekas juara dunia dan juara Eropa Spanyol menghuni Grup B bersama tetanggnya yang juara Eropa saat ini, Portugal, selain dengan Iran dan Maroko.


Berikut fakta-fakta singkat Timnas Spanyol menjelang Piala Dunia 2018, seperti dikutip Reuters:

Peringkat FIFA: 8 (sampai 7 Juni)

Turnamen sebelumnya:
Spanyol sudah tampil pada 14 Piala Dunia dan selalu lolos sejak 1978. Mereka pernah sekali juara setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada final edisi 2010 di Afrika Selatan dalam perpanjangan waktu berkat gol Andres Iniesta. Sebelum itu mereka mencapai perempatfinal pada 1934, 1986, 1994 dan 2002 tetapi selalu kalah.  Saat menjadi juara bertahan mereka tersingkir secara mengejutkan dari fase grup edisi 2014.

Pelatin: Julen Lopetegui
Mantan penjaga gawang ini menghabiskan hampir seluruh karirnya bersama Logrones dan Rayo Vallecano serta pernah sebentar bersama Real Madrid dan Barcelona. Dia sekali memperkuat timans Spanyol dan menjadi pemain pengganti pada Piala Dunia 1994.  Dia melatih Rayo Vallecano dan tim cadangan Real Madrid sebelum menangani tim muda Spanyol yang berpuncak pada sukses U-21 Spanyol menjuari Piala Eropa U-21 pada 2013 di mana saat itu Spanyol diperkuat para pemain muda Isco, Koke dan David de Gea.
Setelah 18 bulan tanpa piala yang membuat FC Porto memecatnya, dia dipilih sebagai pengganti Vicente del Bosque pada Juli 2016. Dia membedah skuad Spanyol dengan memasukkan para mantan pemain U-21 yang pernah dilatihnya dan memperbaiki gaya menyerang dengan fokus kepada penguasaan bola sekaligus mempertajam serangan balik.

Pemain kunci:
Isco: Lopetegui tahu sekali bagaimana memaksa playmaker Real Madrid itu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dia bisa bermain sebagai gelandang, di belakang striker utama atau bahkan jauh ke belakang memperkuat pertahanan tengah.
Andres Iniesta: Veteran Barcelona ini telah menjadi jantung kekuatan lapangan tengah Spanyol selama lebih dari satu dekade dan menjadi urat nado dominasi Spanyol antara 2008 dan 2012. Masih jago mengolah bola meski usia sudah 34 tahun, dia menjadikan Rusia perjalanan terakhirnya sebelum pensiun dari timnas dan meninggalkan Barcelona.
Sergio Ramos: Bek tengah dan sang kapten yang memiliki mentalitas menang dengan cara apa pun dan tahu pasti bagaimana memenangkan pertandingan-pertandingan besar. Tak mengenal ampun terhadap penyerang lawan karena fisiknya yang tangguh dan tak kenal menyerah, pengalaman Ramos dalam empat final Liga Champions bersama Real Madrid dan lima turnamen besar membuat dia vital bagi Spanyol.

Performa:
Spanyol tak pernah kalah sejak kalah pada 16 Besar Euro 2016 melawan Italia dan sudah memenangkan 13 dari 18 pertandingan bersama Lopetegui, selain lima kali seri. Mereka menaklukkan Prancis dan Belgia dalam laga persahabatan, selain membabat Argentina 6-1 pada pertandingan terakhirnya.

Bagaimana mereka lolos:
Spanyol selalu memang pada babak kualifikasi kecuali satu kali ditahan seri 1-1 oleh Italia yang mereka gasak 3-0 dalam pertandingan kandang untuk finis di atas Italia dengan mencetak 36 gol dari 10 pertandingan.

Peluang:
Spanyol akan langsung menghadapi ujian berat dalam laga pembuka melawan juara Eropa Portugal yang akan menentukan siapa juara Grup B yang juga dihuni Iran dan Maroko.
Jika juara grup, mereka akan menghadapi Uruguay atau Mesir pada 16 Besar, dan kemungkinan berjumpa Argentina, Kroasia atau Prancis pada perempatfinal.
Dengan bakat-bakat hebat dalam skuad selain tampil perkasa selama ini, semifinal menjadi target minimal Spanyol, kendati mereka yakin sekali lolos ke partai puncak.

 

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar