Masyarakat Kalteng diminta tidak ragukan manfaat ikut imunisasi MR

id kalimantan tengah,imunisasi MR di kalteng,kepala dinas kesehatan kalteng 2018,imunisasi mr 2018

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari, saat pencanangan program imunisasi MR tingkat Kalteng, di Palangka Raya, Selasa (7/8/18). (Foto AntaraKalteng/Jaya W Manurung)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat tidak meragukan manfaat imunisasi Measles dan Rubella yang dilaksanakan pemerintah untuk anak-anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun agar mereka terbebas penyakit campak dan rubela.

"Imunisasi itu justru dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap penularan virus rubela atau kelumpuhan," kata Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari, saat pencanangan kampanye Imunisasi MR tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa.

Ia mengatakan virus rubella penyakit yang masih endemis dan masuk kategori berbahaya. Serangan virus itu dapat menyebabkan kecacatan permanen pada anak.

"Itu kenapa sangat diperlukan program pemberian imunisasi MR," kata dia.

Secara umum, kata dia, serangan virus rubella dengan gejala ringan sehingga seseorang terkadang kurang menyadari kalau sudah terserang virus itu. Orang yang rentan terserang virus tersebut umur sembilan bulan sampai kurang dari 15 tahun.

Kirana mengatakan atas dasar itu pemerintah menggalakkan program pemberian imunisasi MR kepada anak-anak dengan usia itu. Ia mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan imunisasi yang terbaik bagi masyarakat. "Jadi, soal imunisasi MR, saya harapkan masyarakat bisa ikut, karena tujuannya untuk melindungi anak-anak dari bahaya virus MR," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Yayuk Indriati menyebut imunisasi MR telah berjalan sejak awal Agustus 2018 dengna mekanisme terbagi dua, yakni sekolah-sekolah dan pos pelayanan terpadu milik Dinas Kesehatan setempat.

Dia mengatakan jumlah anak-anak di daerah itu yang perlu mendapat imunisasi MR diperkirakan mencapai 691.363 orang. Untuk memastikan semua anak tersebut mendapat imunisasi MR, kata dia, telah disediakan dan disebar 867 ribu vial vaksin ke seluruh kabupaten/kota se-Kalteng.

Ia mengatakan petugas di 5.542 posko kesehatan dan 6.913 tenaga kesehatan telah ditugaskan untuk melaksanakan program imunisasi MR.

"Kami juga terus menyampaikan informasi pentingnya mengikuti program imunisasi MR," katanya.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar