Kalteng Putra gelar pemusatan latihan di Yogyakarta

id Kalteng putra,Liga indonesia,Liga 1 indonesia,Sepak bola,Psm makassar,Tc,Pemusatan latihan,UNY,Yogyakarta,Palangka Raya,Kalteng,Kalimantan Tengah,Lask

Pemain Kalteng Putra mendengarkan masukan dari pelatihnya Gomes De Oliveira usai melaksanakan latihan di Stadion Tuah Pahoe beberapa waktu lalu. (Foto Antara Kalteng / Adi Wibowo)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Usai takluk dari PSM Makassar dan tersingkir dari 32 besar Piala Indonesia, Kalteng Putra gelar pemusatan latihan atau training center (TC) di Kota Yogyakarta.

"TC digelar di lapangan UNY Yogyakarta karena rumput Stadion Tuah Pahoe sedang dibongkar," kata CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis.

TC rencananya dilakukan hingga akhir Februari 2019 mendatang. Selama di Yogyakarta, tim pelatih terus menggenjot fisik dan kemampuan 19 pemain yang resmi dikontrak oleh manajemen tim.

Tim yang baru dibentuk Gomes De Oliveira ini, masih memerlukan sejumlah pemain baru untuk direkrut, untuk bisa memperkuat 'Laskar Isen Mulang' julukan Kalteng Putra.

"Pada TC ini, kami akan menyeleksi sejumlah pemain lokal dan empat pemain asing, untuk mengisi slot kuota pemain yang tersisa," ungkapnya.

Agustiar menegaskan, penilaian terhadap pemain asing selama ini tidak hanya berdasarkan penilaian pelatih, namun juga oleh dirinya melalui video ataupun melihat secara langsung.

"Sekali lagi kami tegaskan, tidak mau membeli kucing dalam karung untuk mengontrak pemain asing. Kualitas pemain akan kami lihat saat mengikuti seleksi," papar Agustiar kepada awak media.

Mengenai tiga pemain asing seperti Felipe (penjaga gawang), Edgar Pacheco (pemain tengah) dan Rirus (pemain belakang), semuanya tidak di kontrak oleh manajemen tim. Keputusan tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan dan alasan tertentu dari klub.

"Kami ingin pemain terbaik untuk memperkuat Kalteng Putra, makanya kami melakukan seleksi kembali mengenai slot pemain asing di Kota Yogyakarta," tandasnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar