Siasati bosan #dirumahaja dengan wisata virtual ke Australia

id Australia, wisata online, piknik online, piknik virtual, bosan, dirumahaja,Siasati bosan #dirumahaja dengan wisata virtual ke Australia

Siasati bosan #dirumahaja dengan wisata virtual ke Australia

Sydney Opera House. (ANTARA/Tourism Australia)

Jakarta (ANTARA) - Menjalani anjuran di rumah saja selama pandemi COVID-19 memang membosankan, dan oleh karenanya Anda harus kreatif untuk mencari hiburan atau kegiatan di luar kebiasaan sembari tetap mentaati anjuran pemerintah.

Piknik atau wisata virtual mungkin bisa menjadi alternatif bagi Anda untuk mengatasi kebosanan saat menjalani karantina di rumah, selain kegiatan-kegiatan lainnya.

Berikut destinasi wisata virtual di Australia yang bisa Anda kunjungi secara online atau streaming dari sofa rumah Anda sambil "ngemil" melalui tautan yang dibagikan Tourism Australia, Selasa:

National Gallery of Victoria
Kunjungi salah satu galeri tertua yang paling banyak dikunjungi di Melbourne, Victoria, National Gallery of Victoria (NGV). Galeri ini memiliki berbagai macam koleksi seniman lokal maupun internasional, pameran, program, dan acara, mulai dari seni kontemporer ke pameran bersejarah internasional, fesyen dan desain, arsitektur, vokal dan tari.

NGV baru saja meluncurkan program tur virtual, yaitu NGV Channel, yang memungkinkan para wisatawan untuk mengeksplorasi isi museum secara virtual.
National Gallery of Victoria (NGV). (ANTARA/Tourism Australia)


Jadi sekarang, wisatawan dapat bergabung dengan tur yang akan dibawakan oleh kurator secara gratis. Tur tersebut mempertunjukkan hasil karya seni dari Collecting Comme, koleksi seni lokal NGV Marking Time yang berkolaborasi dengan KAWS, berjudul "Companionship In the Age of Loneliness" dan karya seni Keith Haring dan Jean-Michel Basquiat yang berjudul Crossing Lines.

Baca juga: Taman bermain Universal Studios ditutup hingga akhir Mei

Baca juga: Pulih dari corona, situs-situs wisata di China dipadati pengunjung


Melbourne Museum
Anda bisa melanjutkan perjalanan ke institusi budaya Victoria dengan mengunjungi pameran di Melbourne Museum. Ikuti tur pameran First Peoples dan pelajari beragam bahasa, sejarah, dan budaya orang-orang Aborigin asli Victoria.

Tim pakar museum akan menjadi tuan rumah untuk sesi tanya jawab di video, di mana wisatawan dapat mengajukan pertanyaan. Total terdapat enam tur virtual yang tersedia di sini.

Wisatawan dapat mengungkap kisah-kisah Aborigin di Victoria, berjalan mengitari flora dan fauna asli Australia, atau kembali ke zaman prasejarah Australia; tur ini juga baik diikuti siswa yang ingin menambah wawasan mereka selagi sekolah ditutup.

Museum of Old and New Art (Mona)
Lanjut ke Tasmania, Anda bisa mengunjungi Museum of Old and New Art (Mona), yang betul-betul bergaya seperti Mona, di mana wisatawan dapat menonton siaran langsung Tim pada pukul 06:00 dan 12:30 WIB setiap hari.

Tim adalah seorang mantan manajer salon tato di Zurich, Tim Steiner memiliki tato yang menakjubkan di punggungnya yang dirancang oleh seorang seniman terkenal yang karyanya telah dibeli oleh seorang kolektor seni Jerman. Terhitung sejak tahun 2011, Tim telah duduk di Mona selama lebih dari 3.500 jam.
Museum of Old and New Art (Mona). (ANTARA/Tourism Australia)


Selama museum ditutup untuk umum, Tim tetap duduk di Mona dan mendaftarkan beberapa jam tambahan sambil mempraktikkan aturan untuk menjaga jarak sosial. Sebagai bagian dari kesepakatan, Tim menghabiskan hari-harinya dengan duduk di galeri sehingga orang-orang dapat mengagumi karya seni yang ada pada badannya.

Jelajahi Uluru
Anda juga bisa menjelajahi pedalaman di wilayah utara Australia, Uluru, yang ikonis dengan menggunakan Story Spheres. Bersiaplah untuk memasuki wilayah keramat, sambil menikmati keindahan Uluru. Setiap Story Sphere menawarkan sudut visual 360 derajat dengan klip audio untuk menciptakan pengalaman interaktif suatu tempat.

Pemandu juga akan membagikan wawasan budaya dan cerita penting sepanjang tur. Tur ini juga memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan melalui video yang menyediakan suara kicau burung di gurun. Betapa menyenangkan liburan virtual untuk mencegah kebosanan di rumah!

Sydney
Saatnya Anda berkunjung ke salah satu kota terbesar di Australia, Sydney. Tentu saja perjalanan ke Sydney belum lengkap jika belum mengunjungi Sydney Opera House, landmark paling terkenal di Australia. Sydney Opera House menawarkan tur visual 360 derajat di mana wisatawan dapat menjelajahi situs ikonik sesuai selera.

Dalam tur ini, wisatawan dapat menyelami sejarah arsitektur gedung opera dan pertunjukan andalannya. Jangan lupa untuk melihat sejumlah pameran dan pertunjukan online Sydney Symphony Orchestra.
Sydney Opera House. (ANTARA/Tourism Australia)


Bagi yang ingin melihat panorama Sydney Harbour yang indah, Webcam Sydney menyediakan live streaming di mana wisatawan dapat melihat panorama Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Circular Quay dan The Rocks. Saat mengikuti tur, pastikan Anda juga melihat matahari terbenam yang indah yang diiringi cahaya lampu malam hari yang berkilauan di area pelabuhan.

Petualangan adrenalin
Bagi para pecandu adrenalin yang ingin memacu adrenalin dari sofa rumah, Merlin Entertainments menawarkan siaran langsung untuk berbagai atraksi di seluruh Australia, termasuk tur zipline virtual di Illawarra Fly Treetop Adventures melalui halaman Facebook mereka.

Wisatawan akan merasakan serunya turun dengan cepat dari ketinggian puncak pohon Australia dengan bantuan panduan virtual. Tur ini akan membawa wisatawan melayang melintasi kanopi dan melihat pemandangan pedesaan Illawarra/Pantai Selatan yang menakjubkan dan garis pantai dari puncak Tebing Illawarra.

Koala lucu
Lone Pine Koala Sanctuary. (ANTARA/Tourism Australia)


Anda bisa melihat live streaming dari koala lucu yang senang berpelukan di Lone Pine Koala Sanctuary di Queensland. Ada sejumlah kamera yang dapat digunakan untuk melihat koala, mulai dari gaya berpelukan "cuddle train" ala koala hingga kesempatan untuk melihat Joeys, koala muda yang ceria.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar