
Panitia kurban disarankan tak gunakan kantong plastik mengemas daging

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Sigit Widodo menyarankan kepada panitia kurban pada saat penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1443 Hijriah, tak gunakan kantong plastik sebagai alat untuk mengemas daging kurban.
"Ya saran saya bisa menggunakan bakul purun, daun kelapa dan daun pisang untuk mengemas daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat," katanya di Palangka Raya, Jumat.
Dia menuturkan, penggunaan kantong plastik kalau bisa dilakukan pengurangan di masyarakat. Sebab sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut bahkan udara.
Kantong plastik tersebut juga terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Kantong plastik juga bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable).
"Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna," ucapnya.
Sigit menegaskan, kebiasaan masyarakat dalam beberapa tahun ini setiap kali melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha selalu menggunakan plastik, sebagai bungkusnya.
Maka dari itu alangkah baiknya pengurangan menggunakan plastik perlahan harus dilakukan. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya juga terus mensosialisasikan terkait hal ini.
"Semoga saja kedepannya penggunaan plastik di Kota Palangka Raya berkurang, sehingga sampah plastik juga berkurang," bebernya.
Baca juga: Satgas Pangan Kalteng inventarisasi penyebab kenaikan harga daging sapi
Legislator berasal dari Partai PDIP Kota Palangka Raya itu juga menghimbau kepada masyarakat di daerah setempat, ketika berbelanja di beberapa pasar tradisional diminta membawa bakul baik dari purun atau tempat lainnya.
Hal ini juga salah satu bentuk mengurangi penggunaan plastik apabila dibuang ke tanah, air dan laut sulit terurai atau hancur dengan sendirinya.
"Minimarket sebagian di 'Kota Cantik' ini sudah mulai menerapkan berbelanja tidak menggunakan kantong plastik. Kalau berbelanja mereka disuruh kantong belanja bukan jenis plastik baik itu kain dan lain sebagainya," demikian Sigit Widodo.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Pemprov Kalteng salurkan 61 ekor sapi di Barito Utara
Baca juga: Bank Kalteng beri bantuan puluhan hewan kurban ke masjid dan organisasi Islam
Baca juga: DPRD Kalteng pantau dan awasi penyaluran hewan kurban dari pemprov
Pewarta : Adi Wibowo
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
