Kuala Kapuas (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) setempat menyelenggarakan pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi.
“Pasar murah ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy di sela kegiatan, Kamis.
Selain itu, sambungnya, melihat kondisi perekonomian di daerah setempat yang masih belum stabil, tentu hal ini berpengaruh terhadap perekonomian yang dampaknya dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Maka, lanjutnya, dipandang perlu keseriusan semua pihak, baik pemerintah maupun para pelaku usaha besar, menengah dan kecil dalam berbagai kegiatan sektor ekonomi lainnya untuk bekerja keras di dalam melakukan pemulihan perekonomian daerah.
Hal ini sesuai dengan salah satu arahan Presiden RI yaitu memanfaatkan APBD untuk pengendalian inflasi, melalui intervensi pasar untuk mengurangi gejolak harga komoditas pangan terutama beras.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Bulog Kuala Kapuas yang dilaksanakan di 17 kecamatan yang pada pelaksanaannya dimulai dengan kegiatan di wilayah Selat.
“Harapan saya kiranya dengan pelaksanaan kegiatan pasar murah ini dapat betul-betul membantu masyarakat di dalam memenuhi kebutuhan bahan pokoknya, khususnya mempersiapkan diri guna menyambut Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas Apendi, mengatakan bahan pokok bersubsidi yang dijual dalam kegiatan pasar murah berupa 4 kg beras, 1 kg gula dan 1 liter minyak goreng.
“Jadi, satu paket bahan pokok hanya ditebus Rp25 ribu untuk masyarakat yang telah mendapatkan kupon, karena telah disubsidi oleh pemerintah daerah Rp75 ribu,” katanya.
Kegiatan pasar murah dilaksanakan hingga 7 Desember 2023 di 17 kecamatan di kabupaten setempat, dengan jumlah total bahan pokok bersubsidi yang disiapkan sebanyak 53.500 paket.