Palangka Raya (ANTARA) - Legislator yang merupakan Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Hap Baperdu meminta pemerintah kota terus melaksanakan program pasar murah.
Hap di Palangka Raya, Kamis, mengatakan, program ini diperlukan untuk mencegah lonjakan harga sembako dan mengatasi beban berat bagi warga, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
"Tentu kami sangat mengapresiasi kinerja pemerintah kota yang telah menggelar pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," katanya.
Dia menilai, pasar murah merupakan langkah tepat yang diambil pemerintah untuk membantu warga dalam mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah.
Baca juga: Ketua DPRD Palangka Raya minta pemerintah segera sosialisasikan tiga perda
Adanya pasar murah tentunya dapat memberikan kemudahan bagi warga menengah ke bawah untuk mendapatkan sembako dengan harga murah sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
"Program pasar murah sangat diperlukan, terutama dalam situasi kondisi perekonomian warga saat ini yang tengah mengalami tekanan akibat inflasi dan kenaikan harga barang," ucapnya.
Hap menekankan, saat ini warga memerlukan sentuhan-sentuhan dan kehadiran pemerintah terhadap situasi kondisi perekonomian warga.
Menurutnya program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warga, terutama bagi mereka yang terdampak langsung oleh kenaikan harga sembako.
"Pasar murah ini merupakan bukti Pemerintah Kota Palangka Raya hadir di tengah warga dan berusaha untuk meringankan beban mereka," ujarnya.
Namun, Hap juga mengingatkan Pemerintah Kota Palangka Raya terkait pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program pasar murah.
Ia khawatir, apabila program ini tidak dijalankan dengan baik, justru menjadi celah bagi oknum untuk meraup keuntungan dan akan merugikan warga yang benar-benar membutuhkan
"Jangan sampai pasar murah ini hanya yang awalnya diperuntukkan bagi warga ekonomi ke bawah tetapi ada masyarakat yang mampu juga bisa mendapatkannya," demikian Hap.
Baca juga: DPRD Palangka Raya sebut program Genting mampu percepat penanganan stunting
Baca juga: 15 guru SMPN Palangka Raya lulus Sertifikasi Google Certified Educator
Baca juga: Pemkot Palangka Raya latih 30 warga olah produk perikanan
