Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, mendukung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kapuas, di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang.
“Pembangunan fasilitas ini, merupakan dari upaya dalam memperkuat layanan kesehatan khususnya di bidang pemenuhan gizi masyarakat untuk mendukung penurunan stunting,” kata Bupati Wiyatno, di Kuala Kapuas, Senin.
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten setempat, setelah melakukan peletakan batu pertama pembangunan SPPG Polres Kapuas.
Bupati Wiyatno berharap dengan adanya SPPG nantinya pelayanan terhadap ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya bisa lebih optimal.
“Masyarakat diharapkan memiliki akses lebih mudah terhadap edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak serta layanan Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” demikian Wiyatno.
Baca juga: Disarpustaka Kapuas jemput bola layanan Lapak di Kelurahan Selat Hilir
Sementara itu hadir juga dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Kapuas Kompol Ronny Marthius Nababan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Romulus, Sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemkab Kapuas, Camat Basarang dan Kades setempat.
Kegiatan juga dilaksanakan secara daring melalui rapat virtual bersama Polda Kalimantan Tengah dan diikuti oleh empat kabupaten yang akan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan SPPG secara serentak.
Diketahui, untuk penerima dalam pembangunan SPPG tersebut di antaranya anak sekolah, ibu hamil atau menyusui dan balita. Kemudian data yang di dapat oleh pihak Polres Kapuas dari Dinas Pendidikan setempat, yaitu sebanyak 82 sekolah terdiri dari 5.101 siswa.
Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, diawali sambutan dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo yang disampaikan via daring. Lalu, diikuti dengan peletakan batu pertama pembangunan SPPG.
Baca juga: Tradisi berbagi bubur Asyura masih dijalankan warga Kapuas
Baca juga: Destinasi wisata kuliner kapal terapung hadir di Kapuas
Baca juga: Disarpustaka perkenalkan sejarah budaya Kapuas melalui pameran virtual ANRI
