Legislatior Palangka Rayasiap inisiasi pembentukan PORDI

id DPRD Palangka Raya, kalteng, Palangka Raya, Arif norkim, olahraga, pordi

Legislatior Palangka Rayasiap inisiasi pembentukan PORDI

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim. ANTARA/Rajib Rizali

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim siap mengusulkan pembentukan kepengurusan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), setelah resminya permainan domino menjadi cabang olahraga baru.

"Saya siap menginisiasi kepengurusan PORDI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kita ingin Kalimantan Tengah ikut ambil bagian dalam pembinaan atlet-atlet domino ke depan," katanya di Palangka Raya, Selasa.

Dia mengungkapkan, domino bukan sekadar permainan, tapi bagian dari budaya yang bisa dikembangkan menjadi olahraga yang akan banyak diminati warga.

Untuk itu, kehadiran organisasi resmi domino nantinya akan menjadi ruang baru bagi warga untuk menyalurkan bakat sekaligus menjaga tradisi permainan rakyat.

"Permainan domino ini kan sudah ada sejak dulu. Bahkan dulu waktu menjaga pos siskamling agar tidak mengantuk, sambil main domino dengan hukuman yang beragam," ucapnya.

Baca juga: Orang tua diminta perbanyak waktu bersama anak

Dalam forum tersebut, ujar Arif, nantinya dapat menjadi wadah bagi penggemar permainan domino untuk mengembangkan kemampuan mereka sehingga bisa menjadi pemain terbaik.

Dia meyakini, permainan domino dapat menjadi cabang olahraga yang mampu meningkatkan kemampuan berfikir seseorang yang akan berdampak pada pengambilan keputusan seseorang.

"Karena kan nanti di organisasi itu para pemain bisa saling berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan mereka. Misalnya teknik seperti apa yang bagus atau sebagainya," ujarnya.

Arif berharap, setelah resmi diakui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga dan mendapatkan legitimasi dari Majelis Ulama Indonesia, olahraga domino bisa segera dipertandingkan di berbagai kejuaraan resmi, termasuk ajang olahraga daerah.

Dengan demikian, permainan domino tidak lagi mendapatkan stigma yang negatif, yang jauh dari aksi perjudian seperti yang selama ini menjadi pandangan warga.

“Kalau sudah ada legalitas, tinggal kita dorong masuk di agenda olahraga daerah. Saya optimis ini bisa jadi olahraga yang diminati masyarakat,” demikian Arif.

Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah awasi pelaksanaan MPLS

Baca juga: DKPR diharap jadi 'jembatan' antara kreativitas dan pembangunan kota

Baca juga: DPRD Palangka Raya apresiasi Huma Betang Night tingkatkan perekonomian warga


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.