Orang tua diminta perbanyak waktu bersama anak

id Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, gadget, gawai, palangkaraya, dunia digital

Orang tua diminta perbanyak waktu bersama anak

ILUSTRASI - Anak-anak bermain gim di acara Indonesian Women In Game Beauty Play Connect di Kantor Agate Game, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/7/2025). ANTARA/Novrian Arbi/foc

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Hasan Busyairi meminta orang tua membatasi penggunaan gadget atau gawai pada anak, sebab penggunaan berlebih akan mempengaruhi perilaku anak hingga menurunkan kemampuan berinteraksi secara alami.

"Coba kalau kita lihat, anak-anak sekarang mau dimana pun selalu memegang gadget. Padahal, interaksi dua arah ini dalam tumbuh kembang anak sangat penting dan tidak dapat digantungkan oleh layar digital," katanya di Palangka Raya, Senin.

Dia mengaku banyak melihat anak-anak yang mengalami keterlambatan bicara, gangguan tidur, obesitas hingga munculnya perilaku mirip autisme akibat paparan layar gadget berlebih pada anak.

Namun selama ini masih banyak orang tua yang memberikan gadget bukan karena alasan edukatif, melainkan sekadar untuk menenangkan anak agar tidak menangis.

“Anak yang terlalu sering menggunakan gadget tanpa pendampingan cenderung mengalami keterlambatan bahasa dan gangguan perhatian,” ucapnya.


Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah awasi pelaksanaan MPLS

Hasan juga menjelaskan, untuk mengurangi dampak buruk tersebut, ia menyarankan orang tua mendampingi anak saat menonton, hingga memilih konten yang sesuai usianya.

Kemudian menerapkan waktu bebas layar hingga memberikan contoh penggunaan media digital yang bijak, agar anak memahami dengan baik fungsi gadget sebenarnya.

“Orang tua perlu menjadi role model dan tidak hanya menyuruh anak berhenti bermain gadget jika kita sendiri terus-menerus memegang ponsel,” ujarnya.

Hasan juga meminta kepada orang tua untuk meluangkan waktu bermain bersama anak, agar mereka tidak selalu menghabiskan waktu dengan menatap gadget.

Hal ini dilakukan agar anak ke depan dapat tumbuh secara optimal sehingga menjadi generasi yang bisa meneruskan pembangunan di Kota Palangka Raya.

"Menciptakan generasi yang tangguh dan kuat itu dimulai dari keluarga terlebih dahulu. Apa yang mereka berikan tentu akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak," demikian Hasan.


Baca juga: DKPR diharap jadi 'jembatan' antara kreativitas dan pembangunan kota

Baca juga: DPRD Palangka Raya apresiasi Huma Betang Night tingkatkan perekonomian warga

Baca juga: DPRD Palangka Raya komit dukung pendidikan edukatif dan inovatif


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.