Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Tantawi Jauhari meminta pemerintah kota untuk memaksimalkan peran swasta dalam memajukan pembangunan di daerah ini, salah satunya dengan memastikan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka tersalurkan dengan baik.
"Maka peran perusahaan yang beroperasi di Kota Palangka Raya ini perlu dimaksimalkan lagi perannya agar dapat benar-benar bermanfaat untuk daerah," katanya di Palangka Raya, Selasa.
Dia menjelaskan, program CSR merupakan suatu kewajiban bagi pihak swasta, sebab kontribusi CSR diyakini memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan warga, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Dia mencontohkan, untuk pembangunan gedung sekolah, pemberian beasiswa bagi siswa tidak mampu, pemberian sarana kelengkapan pendidikan hingga pembangunan pusat kesehatan dan program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
"Termasuk pemberian pelatihan kerja dan bantuan usaha guna peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di Kota Palangka Raya," ucapnya.
Tantawi melanjutkan, perusahaan-perusahaan di Kota Palangka Raya memiliki peluang besar untuk ikut serta dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah perhatikan pembangunan pinggiran kota
Untuk itu, keterlibatan perusahaan dalam CSR tidak hanya akan berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi lokal, namun juga membangun hubungan yang harmonis antara sektor swasta dengan warga.
"Umumnya memang CSR dari suatu perusahaan itu disalurkan dengan hal-hal atau program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar sampai dan dirasakan langsung oleh warga," ujarnya.
Selain itu, Tantawi juga menilai penyaluran CSR juga memperkuat hubungan antara perusahaan dengan warga melalui dialog terbuka dan konstruktif.
Dengan melibatkan warga dalam perencanaan dan pelaksanaan program CSR, perusahaan dapat semakin membangun kepercayaan, menghargai komunitas, dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan.
“Kita berharap perusahaan dapat melihat CSR tidak sekadar sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar,” demikian Tantawi.
Baca juga: Legislatior Palangka Rayasiap inisiasi pembentukan PORDI
Baca juga: Orang tua diminta perbanyak waktu bersama anak
Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah awasi pelaksanaan MPLS
