Pensiunan guru ini merasa tenang jalani masa tua dengan JKN

id peserta jkn muara teweh,pensiunan guru,bpjs kesehatan muara teweh,rsud muara teweh,barut,barito utara,kalteng

Pensiunan guru ini merasa tenang jalani masa tua dengan JKN

Suriansyah di ruang rawat inap RSUD Muara Teweh, Rabu (9/7/2025). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - Suriansyah, seorang pensiunan guru asal Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, menyampaikan rasa syukurnya karena telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurutnya, keikutsertaan dalam program ini memberikan rasa tenang dalam menghadapi masa pensiun, khususnya saat mengalami gangguan kesehatan yang datang secara tiba-tiba.

"Saya tiba-tiba mengalami sesak napas dan sakit di dada. Setelah diperiksa oleh dokter, saya disarankan untuk menjalani rawat inap dan dilakukan rontgen. Ini adalah pengalaman pertama saya dirawat di rumah sakit," kata Suriansyah saat ditemui di ruang rawat inap RSUD Muara Teweh, Rabu.

Suriansyah mengaku sangat terbantu dengan adanya Program JKN, baik dari sisi pelayanan medis maupun pembiayaan. Ia juga menceritakan pengalamannya menemani sang istri yang rutin menjalani pengobatan hipertensi dengan memanfaatkan layanan JKN.

“Pelayanannya sudah sangat baik. Saya sering menemani istri kontrol penyakit hipertensinya menggunakan JKN, dan semua berjalan lancar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan manfaat besar yang dirasakan karena tidak perlu mengeluarkan biaya saat berobat.

“Selama ini kami tidak pernah dikenakan biaya, semuanya ditanggung oleh JKN. Saya sangat bersyukur sudah terdaftar,” tambah mantan guru SD Sei Rahayu I itu.

Mengulas kembali masa aktifnya sebagai guru, Suriansyah mengungkapkan bahwa ia dulu harus menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer setiap hari untuk mengajar. Rutinitas padat seperti itu menurutnya berisiko terhadap kesehatan.

“Program JKN ini sangat bermanfaat. Saya sarankan kepada semua orang untuk memastikan telah terdaftar sejak dini. Karena dengan aktivitas padat dan tempat kerja yang jauh, risiko sakit pasti lebih tinggi,” kata dia.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.