Fraksi di DPRD Palangka Raya integrasikan saran penting pada RPJMD 2025-2030

id DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalteng, Ketua Fraksi PKB do DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah

Fraksi di DPRD Palangka Raya integrasikan saran penting pada RPJMD 2025-2030

Jajaran DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat pembahasan akhir RPJMD Tahun 2025-2030 bersama Pemerintah Kota di ruang rapat gabungan, kemarin. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Seluruh Fraksi pendukung DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah mengintegrasikan pembahasan akhir dan proses sinkronisasi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2030.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Palangka Raya Rusdiansyah, Jumat, mengatakan integrasi tersebut berkaitan masukan dan pendapat serta kritik yang konstruktif dari seluruh fraksi.

"Langkah itu sebagai upaya menyempurnakan dokumen perencanaan strategis lima tahunan, yang sangat penting bagi arah pembangunan Kota Palangka Raya ke depan," ucapnya.

Dikatakan, dalam rapat final panitia khusus RPJMD yang dipimpin oleh Ketua Pansus RPJMD, Mukarramah, dan dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Albert Teombak, menandakan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mencapai sinkronisasi yang menyeluruh demi kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya.

Rusdiansyah mengatakan bahwa pihaknya dari Fraksi PKB bersama seluruh fraksi di DPRD, telah memberikan berbagai catatan strategis untuk penyempurnaan dokumen ini.

"Semua saran, masukan, dan pendapat yang disampaikan oleh fraksi-fraksi yang tergabung dalam Pansus RPJMD telah diintegrasikan dalam rancangan akhir ini," beber dia.

Anggota DPRD Palangka Raya ini pun menambahkan, penyusunan RPJMD ini tidak hanya dimaksudkan sebagai dokumen formalitas belaka. Namun harus menjadi pedoman yang konkret dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dia menilai, perencanaan pembangunan harus bersifat praktis dan relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sehingga tidak hanya sekedar memenuhi tuntutan administratif. Sebab, dokumen RPJMD harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami menekankan perlunya prioritas pembangunan yang berpihak pada pelayanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Pembangunan juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, karena ini adalah bagian dari keberlanjutan masa depan kota ini," ujarnya.

Rusdiansyah juga menekankan, proses pembahasan RPJMD ini juga melibatkan diskusi intensif mengenai isu-isu strategis lainnya, seperti peningkatan infrastruktur, penataan wilayah, serta pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Berbagai aspek ini menjadi perhatian utama dalam menyusun rencana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Rusdiansyah menyatakan bahwa keterlibatan semua fraksi dalam pembahasan RPJMD ini sangat penting. Hal ini disebabkan, perbedaan pendapat yang ada justru memperkaya kualitas dokumen perencanaan tersebut. Ia mengapresiasi setiap kontribusi yang diberikan, baik itu berupa kritik maupun usulan, yang semuanya bertujuan untuk memperbaiki kualitas perencanaan pembangunan daerah.

"Melalui proses yang panjang ini, kami berharap agar RPJMD yang disusun benar-benar bisa mengakomodasi kepentingan seluruh masyarakat Kota Palangka Raya. Hal ini penting agar pembangunan yang dilakukan bisa menyentuh berbagai sektor kehidupan dan membawa kemajuan yang nyata bagi kota ini," tuturnya.

Dengan selesainya proses pembahasan dan sinkronisasi, Raperda RPJMD Kota Palangka Raya Tahun 2025-2030 kini siap untuk dibawa ke tahap berikutnya, yaitu sidang paripurna DPRD Kota Palangka Raya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah perhatikan pembangunan wilayah pinggiran

Sidang paripurna ini akan menjadi momen penting untuk menetapkan Raperda RPJMD sebagai Peraturan Daerah (Perda) yang sah, dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan kota di masa mendatang. Proses penyempurnaan RPJMD ini juga menunjukkan keseriusan DPRD Kota Palangka Raya dalam menjalankan tugas legislatifnya.

Di sisi lain, Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengapresiasi keterlibatan DPRD dalam memastikan bahwa perencanaan pembangunan yang disusun dapat mencakup seluruh aspek yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif dalam proses ini adalah langkah penting untuk memastikan RPJMD ini dapat dijalankan dengan efektif. Kami berharap agar setelah ditetapkan menjadi Perda, implementasi RPJMD bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," bebernya.

Dengan berakhirnya pembahasan dan sinkronisasi ini, kini harapan baru muncul untuk pembangunan Kota Palangka Raya yang lebih maju, berkelanjutan, dan berpihak kepada rakyat.

Baca juga: DPRD apresiasi Puskesmas Bukit Hindu 'jemput bola' lakukan layanan kesehatan

Baca juga: Wali Kota Cup 2025 jadi ajang strategis pengembangan olahraga

Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemerintah optimalkan peran swasta bantu pembangunan


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.