Pemkab Gumas samakan persepsi susun arsitektur dan peta rencana SPBE

id pemkab gumas, spbe gumas, sekda richard, kuala kurun, gunung mas

Pemkab Gumas samakan persepsi susun arsitektur dan peta rencana SPBE

(Dari kiri) Asisten I Setda Gumas Lurand, Sekda Richard, dan Kepala Diskominfosantik Ruby Haris saat pembukaan kegiatan persamaan persepsi penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, di Kuala Kurun, Selasa (15/7/2025). (ANTARA/HO-Diskominfosantik Gumas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah menyamakan persepsi dalam menyusun arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Peta Rencana SPBE sebagai kerangka kerja terintegrasi dalam pembangunan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Bupati Gumas Jaya S Monong di Kuala Kurun, Selasa, menekankan penyusunan dokumen arsitektur SPBE, peta rencana SPBE, serta implementasi SPBE bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua perangkat daerah saja, melainkan merupakan tugas bersama seluruh perangkat daerah.

“Karena itu, kolaborasi, kesepahaman, dan sinergi antarsektor menjadi kunci dalam mewujudkan SPBE yang terpadu dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Jaya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Richard saat membuka kegiatan persamaan persepsi penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, di Kuala Kurun, Selasa.

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional, setiap instansi pemerintah daerah wajib menyusun arsitektur SPBE dan peta rencana SPBE sebagai kerangka kerja terintegrasi dalam pembangunan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Dokumen arsitektur SPBE dan peta rencana SPBE tidak boleh hanya dijadikan sebagai pelengkap dalam penilaian indeks SPBE maupun reformasi birokrasi, namun harus digunakan secara aktif sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran program/kegiatan di setiap perangkat daerah.

Ia meminta agar penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE ini diarahkan dan selaras untuk mendukung capaian program prioritas Pemkab Gumas, yakni Program Tambun Bungai yang terdiri dari enam pilar utama.

Adapun enam pilar utama dari Program Tambun Bungai yakni Tambun Bungai Maju, dengan penguatan sistem monitoring pembangunan dan pemerataan infrastruktur digital ke seluruh desa.

Lalu Tambun Bungai Sehat, melalui dukungan sistem informasi kesehatan dan layanan telemedicine. Tambun Bungai Cerdas, melalui platform pendidikan dalam jaringan, manajemen beasiswa digital, dan peningkatan literasi digital.

Tambun Bungai Mandiri, dengan transformasi digital untuk sektor pertanian, UMKM, dan koperasi lokal, Tambun Bungai Bermartabat, melalui pelestarian lingkungan dan kehutanan adat berbasis teknologi, serta promosi wisata digital.

Selanjutnya Tambun Bungai Melayani, agar SPBE mendukung layanan publik digital, integrasi data, dan sistem administrasi kependudukan yang lebih cepat dan efisien.

“Saya berharap dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE yang disusun tidak hanya sesuai regulasi nasional, tetapi juga kontekstual, aplikatif, dan berdampak langsung pada pencapaian pembangunan daerah,” jelasnya.


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.