Dishub Kotim optimalkan rambu lalu lintas cegah kecelakaan

id Pemkab Kotim, Dishub Kotim, kalteng, Sampit, kotim, Kotawaringin Timur, Raihansyah, rambu lalu lintas

Dishub Kotim optimalkan rambu lalu lintas cegah kecelakaan

Dokumentasi- Petugas dari Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur membersihkan rambu-rambu lalu lintas di Sampit. ANTARA/HO-Dishub Kotim

Sampit (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah membersihkan rambu-rambu lalu lintas agar berfungsi optimal untuk memberi petunjuk kepada pengendara sehingga kecelakaan bisa dicegah.

"Ada beberapa rambu itu tertutup oleh debu, tertutup oleh lumut, jadi kami coba bersihkan. Ini untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas yang ada di jalan-jalan raya di Kabupaten di Kotawaringin Timur," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah di Sampit, Rabu.

Kondisi jalan di Kotawaringin Timur cukup beragam. Ada yang mulus, tikungan tajam, bergelombang, ramai pejalan kaki, dekat fasilitas publik, sekolah, dan lainnya.

Untuk itulah dipasang rambu-rambu lalu lintas sebagai petunjuk bagi pengendara. Tujuannya agar sejak awal pengendara bisa berhati-hati dan mengambil langkah sesuai petunjuk sehingga kecelakaan lalu lintas bisa dicegah.

Saat ini sejumlah rambu lalu lintas kurang berfungsi optimal lantaran terhalang pandangan oleh dahan pohon, rambu dalam kondisi kotor sehingga kurang jelas terlihat, maupun rambu yang kondisinya perlu perbaikan.

Baca juga: Dinkes Kotim tingkatkan kewaspadaan penularan COVID-19

Untuk itulah Dinas Perhubungan secara khusus membersihkan dan merapikan rambu-rambu tersebut. Selain memangkas dahan pohon yang menutupi, petugas juga membersihkan rambu-rambu tersebut menggunakan sabun sehingga kembali cerah dan terlihat jelas dari kejauhan.

Raihan yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kotawaringin Timur ini mengakui saat ini anggaran yang dimiliki Dinas Perhubungan cukup terbatas karena imbas efisiensi anggaran pemerintah. Namun pihaknya terus berupaya seoptimal mungkin melaksanakan program dengan segala sumber daya yang ada.

"Meski di tengah keterbatasan anggaran, bukan berarti kita harus menunggu anggaran yang besar, tapi apa yang bisa kita lakukan lebih awal, apa yang kita bisa lakukan dulu untuk melakukan perawatan-perawatan ringan tersebut," demikian Raihansyah.

Sementara itu, jalan-jalan di Kota Sampit pada malam hari terasa semakin terang. Hal itu setelah Dinas Perhubungan bersama instansi terkait memangkas dahan-dahan pohon rimbun di sekitar penerangan jalan umum sehingga kini cahaya lampu lebih optimal dan memberikan kenyamanan bagi warga yang berkendara pada malam hari.

Baca juga: Kebakaran lahan di Kotim mulai merambah lokasi jauh dari sumber air

Baca juga: Perkuat inovasi pendidikan di Kotim lewat lomba guru dan kepsek berprestasi

Baca juga: Disdik Kotim berikan pendampingan pemetaan penggunaan rapor dan SPMP


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.