Pengmas ITB hadirkan air bersih hingga ke rumah warga Kameloh Baru

id ITB,palangka raya,kalteng,kalimantan tengah,kameloh baru,Institut Teknologi Bandung

Pengmas ITB hadirkan air bersih hingga ke rumah warga Kameloh Baru

Pengmas ITB hadirkan air bersih hingga ke rumah warga Kameloh Baru, Kota Palangka Raya. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palangka Raya (ANTARA) - Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan air bersih hingga ke rumah warga di Kelurahan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Tim pengabdian masyarakat ITB pada pada 11–15 Agustus 2025 kembali dengan program pemasangan jaringan pipanisasi di wilayah Kelurahan Kameloh Baru," kata Ketua Tim Pengmas ITB Dr Eng Isty Adhitya Purwasena SSi MSi melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.

Dia menerangkan, pada program itu, dia didampingi satu dosen yang juga anggota Tim Pengmas ITB Dr Eng Ir Very Susanto ST MT serta dua mahasiswa.

"Tim kami bersama dengan warga bekerja selama lima hari memasang jaringan distribusi yang menghubungkan sumber air bersih ke rumah-rumah warga," katanya.

Tak hanya itu, pipa juga diarahkan ke fasilitas umum seperti posyandu, Puskesmas Pembantu, serta sekolah dasar hingga menengah di desa tersebut.

Melalui program tersebut, Warga Kelurahan Kameloh Baru, akhirnya bisa menikmati aliran air bersih yang langsung mengalir ke depan rumah warga setempat.

Kondisi ini menjadi perubahan besar setelah bertahun-tahun masyarakat menghadapi keterbatasan sumber air bersih dan ketiadaan jaringan distribusi.

Selama ini, kebutuhan air sehari-hari warga hanya dipenuhi dari sumur-sumur kecil dengan kualitas air yang terbatas.

Tahun lalu, tim pengabdian masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun sumur bor, reservoir, dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kualitas air bersih bagi kesehatan.

Baca juga: Polda Kalteng perkuat sinergi cegah penjarahan sawit

Pada tahun yang sama, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) juga menambah dua unit sumur bor di desa tersebut.

Meski demikian, air bersih itu belum terdistribusi langsung ke rumah-rumah sehingga masyarakat masih harus mengambil air secara manual.

"Untuk menjawab persoalan tersebut, maka program kami hadir di tengah masyarakat Kelurahan Kameloh Baru," katanya.

Suasana haru sekaligus gembira pun terlihat ketika air pertama kali mengalir keluar dari keran di depan rumah. Warga berbondong-bondong menyaksikan, sebagian langsung mencoba mencuci motor, sementara anak-anak bermain riang dengan percikan air.

Momen itu menjadi simbol betapa pentingnya air bersih bagi kehidupan sehari-hari.

Ketua RT 01 Kelurahan Kameloh Baru mengaku gembira wilayahnya menjadi sasaran program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan Tim ITB.

“Terima kasih, kami merasa sangat terbantu dengan adanya pipanisasi ini. Akses air bersih sekarang jauh lebih mudah, dan kalau ada lagi program seperti ini, pasti kami sambut dengan gembira,” kata Atak.

Dia mengatakan, hadirnya jaringan distribusi air bersih ini diharapkan meringankan beban pekerjaan rumah tangga, mendukung kegiatan belajar di sekolah, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Lebih dari itu, program ini juga memberi harapan baru bagi warga Kameloh Baru untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, layak, dan sejahtera," katanya.

Baca juga: Warga Kelurahan Marang minta perbaikan jembatan

Baca juga: UMPR-PD IPEMI Palangka Raya kolaborasi penguatan pemasaran digital UMKM

Baca juga: DPRD Palangka Raya minta pemkot selesaikan sengketa lahan SMPN 7


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.