Kuala Kapuas (ANTARA) - Puluhan rumah warga yang berada di bantaran Sungai Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, porak-poranda setelah dihantam angin puting beliung pada Minggu (31/8) sore.
“Benar, kejadian sekitar pukul 16.14 WIB, disertai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan, saat dihubungi wartawan di Kuala Kapuas.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas BPBD di lapangan, sedikitnya 45 rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu di antaranya mengalami rusak berat.
Baca juga: Bupati Kapuas berolahraga bersama ribuan peserta Jalan Sehat Merdeka
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, banyak rumah yang sebagian besar berkontruksi kayu kehilangan atap karena amukan angin kencang itu.
Berdasarkan laporan warga, angin kencang datang tiba-tiba dari arah sungai bersamaan dengan hujan deras. Dalam hitungan menit, rumah-rumah yang didominasi bangunan kayu rusak parah.
Atap beterbangan, dinding rumah roboh, bahkan beberapa perahu milik warga terbalik akibat gelombang yang di picu puting beliung.
Baca juga: Ribuan warga tumpah ruah saksikan pembukaan Gubernur Cup 2025 di Kapuas
“Kami masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Bupati Kapuas juga sudah memerintahkan, agar segera memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah,” ujar Pangeran.
BPBD Kabupaten Kapuas saat ini tengah menyiapkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan mendesak lainnya. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendirikan posko sementara sebagai pusat informasi dan distribusi bantuan.
Baca juga: Banjir bandang di Kapuas landa sembilan desa
Pangeran mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kami harap warga tetap tenang, sabar, dan meningkatkan kewaspadaan. Jangan panik, segera cari tempat aman bila terjadi angin kencang,” pesannya.
Hingga kini, petugas BPBD bersama aparat desa masih terus melakukan pendataan sekaligus membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak.
Baca juga: Sebanyak 719 jiwa terdampak banjir bandang di Desa Tumbang Manyarung Kapuas
Baca juga: Belasan rumah warga di Kapuas hanyut diterjang banjir bandang
