
DPRD Kalteng dorong BUMD tingkatkan peran dalam pembangunan daerah

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar terus meningkatkan kinerja sekaligus memberi kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“BUMD punya kapasitas untuk berkembang lebih jauh. Dengan pembinaan yang tepat dan strategi bisnis yang matang, kontribusinya terhadap PAD bisa terus ditingkatkan,” katanya di Palangka Raya, Jumat.
Dia menilai, keberadaan BUMD tidak hanya sebatas lembaga usaha, tetapi juga instrumen penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Untuk itu, potensi yang dimiliki BUMD di Kalimantan Tengah cukup besar. Namun, kerja sama yang lebih erat antara pengelola BUMD dan pemerintah daerah masih sangat diperlukan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan.
Selain itu, Bambang juga menegaskan pentingnya penguatan tata kelola serta peningkatan profesionalisme di tubuh BUMD.
Langkah itu, menurutnya, akan menjadikan BUMD lebih mandiri, sehat secara keuangan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kita semua tentu ingin melihat BUMD bisa tumbuh menjadi kebanggaan daerah,” ucapnya.
Baca juga: Legislator Palangka Raya dorong pertanian jadi alternatif ekonomi ramah lingkungan
Bambang juga mengimbau pemerintah daerah agar memberi ruang lebih luas bagi BUMD untuk mengembangkan sektor usaha yang relevan dengan potensi lokal. Sektor tersebut mencakup pengelolaan sumber daya alam, perdagangan, maupun jasa layanan publik.
Menurut Bambang, keberhasilan BUMD akan menjadi cerminan dari adanya sinergi antara pemerintah daerah, pengelola BUMD, dan dukungan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, ia berharap ke depan BUMD di Kalimantan Tengah dapat lebih aktif menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah.
Bambang juga menekankan, kontribusi BUMD tidak hanya dalam bentuk keuntungan finansial, tetapi juga melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas layanan, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.
“Kuncinya adalah komitmen bersama. Jika semua pihak mau bekerja serius dan terbuka pada perubahan, saya yakin BUMD kita bisa menjadi lokomotif ekonomi daerah,” demikian Bambang.
Baca juga: DPRD Kalteng sarankan pemutihan PKB jangan setiap tahun
Baca juga: DPRD Kalteng tetapkan rencana prioritas kerja 2026
Baca juga: Legislator Gumas berharap Hari Batik Nasional tumbuhkan kebanggaan warisan budaya
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
