Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkot Palangka Raya diminta maksimalkan serapan anggaran dan perbaikan infrastruktur

Selasa, 11 November 2025 15:48 WIB
Image Print
Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Rusdiansyah. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rusdiansyah mendorong sekaligus meminta kepada pemerintah kota, agar lebih memaksimalkan serapan anggaran dan perbaikan infrastruktur dasar pada APBD tahun 2025.

"Kami mengapresiasi pemerintah kota melakukan berbagai upaya strategis dalam mempercepat realisasi APBD Tahun 2025," katanya di Palangka Raya, Selasa.

Ia menilai langkah tersebut sudah tepat, namun perlu diimbangi dengan perencanaan dan pelaksanaan yang lebih matang agar serapan anggaran tidak hanya tinggi di angka, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, DPRD mendukung penuh upaya pemerintah kota dalam meningkatkan penyerapan APBD, terutama pada kegiatan pembangunan infrastruktur dasar.

Ia menilai, sektor tersebut menjadi indikator utama kesejahteraan masyarakat karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan publik.

"Percepatan serapan anggaran memang penting, tapi yang lebih utama adalah bagaimana hasil pembangunan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jadi bukan hanya mengejar angka realisasi, melainkan juga kualitas pelaksanaannya," ucapnya.

Rusdiansyah mengingatkan agar seluruh perangkat daerah mampu bekerja secara sinergis dalam mempercepat proses administrasi keuangan.

Menurutnya, kendala administratif sering kali menjadi penyebab rendahnya serapan, padahal pelaksanaan fisiknya sudah berjalan baik.

"Sering kali kegiatan di lapangan sudah selesai, tapi pencairan atau pelaporan administrasinya lambat. Hal-hal seperti ini harus dibenahi supaya tidak ada keterlambatan yang berdampak pada penilaian kinerja keuangan daerah," ujarnya.

Baca juga: Ketua DPRD Palangka Raya harap KAHMI jadi ruang produktif lahirkan solusi

Rusdiansyah juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat dari setiap tahapan pelaksanaan APBD. Sebab, transparansi dan akuntabilitas harus dijaga, agar setiap rupiah anggaran publik digunakan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

DPRD, lanjutnya, akan terus melakukan fungsi pengawasan dengan memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai sasaran dan tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Untuk itu, diharapkan sisa waktu pelaksanaan APBD 2025 bisa dimanfaatkan sebaik mungkin agar target penyerapan dan pembangunan dapat tercapai sesuai rencana.

"Kalau perencanaan dan koordinasi antar perangkat daerah berjalan baik, maka penyerapan anggaran akan lancar dan manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih cepat. DPRD akan terus mendorong agar prinsip efisiensi dan tepat sasaran menjadi pedoman utama," demikian Rusdiansyah.

Baca juga: Komisi II DPRD: Integritas jadi dasar utama seorang pemimpin

Baca juga: DPRD Palangka Raya dukung penguatan tata kelola dan kinerja BLUD

Baca juga: DPRD Palangka Raya sebut hunian terjangkau kurangi kawasan kumuh



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026