Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Debora Holdae Veronika Lesa menilai program pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial semata.
"Pemerintah perlu lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar warga mampu mandiri dan keluar dari lingkaran kemiskinan," katanya di Palangka Raya, Kamis.
Menurut dirinya, upaya pengentasan kemiskinan di Palangka Raya sebaiknya diarahkan pada program-program yang memberi dampak jangka panjang. Sebab, meski bantuan sosial tetap penting, namun jika tidak dibarengi dengan program peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, maka hasilnya hanya bersifat sementara.
"Bantuan sosial itu penyangga, bukan solusi utama. Pemerintah harus mengubah pendekatan dari sekadar memberi bantuan menjadi menciptakan peluang," ucapnya.
Debora juga menyoroti pentingnya validitas data penerima bantuan agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran. Di mana bagi dirinya, sinergi antara pemerintah kota, kelurahan, dan RT sangat dibutuhkan dalam memperbarui data warga miskin.
"Data yang akurat menjadi dasar utama. Jangan sampai ada warga yang layak menerima bantuan justru tidak terdata," ujarnya.
Selain memperkuat data, Legislator Palangka Raya ini menilai pemerintah perlu memahami penyebab mendasar kemiskinan di wilayah Palangka Raya.
Faktor pendidikan, lapangan kerja yang terbatas, serta kurangnya akses modal menjadi masalah klasik yang harus diatasi melalui kebijakan terpadu.
Baca juga: Legislator Palangka Raya sebut pelestarian budaya perlu fasilitas dan ruang ekspresi
"Kalau akar masalahnya tidak diselesaikan, maka angka kemiskinan akan sulit ditekan. Pendidikan dan keterampilan kerja masyarakat harus menjadi prioritas," tuturnya.
Ia berharap, dengan sinergi dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil, Palangka Raya bisa menjadi kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat secara ekonomi rakyat.
"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan bersama, bukan sekadar angka statistik kemiskinan yang menurun," demikian Debora.
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya fokus pada pemberdayaan warga Puntun
Baca juga: DPRD Palangka Raya dorong kolaborasi warga dan pemerintah wujudkan kota bersih
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya awasi pergerakan harga bahan pokok
