
Gelar pertemuan, tak semua rencana pekerjaan Balai di Kalteng diketahui Pemprov

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) baru saja menggelar pertemuan dengan jajaran balai teknis naungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), untuk menyelaraskan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan.
"Pemprov Kalteng berkomitmen mendukung penuh setiap upaya percepatan pembangunan infrastruktur," tegas Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Gubernur mengarahkan seluruh balai meningkatkan kualitas infrastruktur, termasuk menegaskan wewenang BPJN Kalteng dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional.
BPJN Kalteng didorong melaksanakan percepatan perbaikan ruas-ruas jalan nasional yang rusak, terutama pada ruas jalan yang menjadi jalur logistik dan akses utama antarwilayah.
Baca juga: Pemotongan TPP hanya sementara, kinerja ASN Pemprov Kalteng dipastikan tetap optimal
Gubernur meminta program kerja BPJN harus dilaksanakan tepat waktu, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Tak kalah penting, Agustiar meminta BPJN Kalteng menyelaraskan program pusat dengan prioritas daerah agar tidak terjadi tumpang tindih wewenang, sekaligus memastikan pembangunan dilakukan merata di seluruh wilayah, termasuk di daerah yang selama ini masih sulit diakses.
Diketahui pertemuan tersebut diikuti beberapa balai, di antaranya, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalteng, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kalteng, Satker Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Provinsi Kalteng, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng.
Tak semua rencana pekerjaan balai di Kalteng diketahui Pemprov
Pelaksana Tugas Sekda Kalteng Leonard S. Ampung mengakui, tidak semua program ataupun rencana pekerjaan pusat melalui Balai diketahui oleh pemerintah provinsi.
"Yah, ada beberapa titik yang memang kita tidak tahu. Ada beberapa yang memang, tiba-tiba saja, pak kami melaksanakan inpres jalan daerah di sini. Kita kaget kan, sebenarnya banyak jalan rusak lain yang jadi prioritas pemprov maupun pemkab dan pemkot," terangnya di Palangka Raya, Kamis.
Baca juga: Gubernur Kalteng: Unit Layanan Disabilitas dukung perkembangan ABK
Oleh karena itu, Leonard menyampaikan, melalui pertemuan dengan jajaran Balai di bawah naungan Kementerian PU tersebut, menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi untuk menyelaraskan pelaksanaan pembangunan.
"Kita harap rapat atau koordinasi itu adalah bagaimana menyinergikan RPJMN dengan RPJMD. Jangan ujuk-ujuk menempatkan lokasi tanpa koordinasi dengan pemprov maupun kabupaten dan kota. Supaya ketepatan sasaran, efektivitas kena langsung dengan masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Pemprov Kalteng cegah ekstremisme dan terorisme di kalangan pelajar
Baca juga: Gubernur Kalteng apresiasi pemberdayaan warga binaan di sektor pertanian
Baca juga: Bupati Barut: Pendidikan gratis hingga 16 tahun sejalan visi Pemprov Kalteng
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
