Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Kalteng sebut reses dipenuhi keluhan lama

Senin, 12 Januari 2026 14:28 WIB
Image Print
Anggota DPRD Kalteng, Purdiono. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Purdiono mengatakan selama pihaknya melakukan reses beberapa waktu lalu, warga kerap menyampaikan keluhan-keluhan lama.

"Kami ke wilayah Barito, turun sampai ke desa-desa berdialog dengan masyarakat langsung. Dari kegiatan itu banyak aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan di daerah," katanya di Palangka Raya, Senin.

Dia mengungkapkan, aspirasi masyarakat di Dapil IV didominasi keluhan lama, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan dan sarana ibadah, jaringan listrik, bantuan pertanian untuk kelompok tani, hingga dukungan kegiatan usaha masyarakat.

Politikus Partai Golkar ini menekankan pentingnya aspirasi masyarakat menjadi bagian prioritas pemerataan pembangunan dan mengejar ketertinggalan.

Hal ini penting karena aspirasi masyarakat ini merupakan kebutuhan langsung sesuai kondisi di daerah.

"Terutama di bidang pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah provinsi dan kabupaten," ucapnya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya sebut layanan BPJS Kesehatan warga bisa digunakan

Lebih lanjut Purdiono mengingatkan, pentingnya tindak lanjut terhadap aspirasi ini karena akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan daerah.

"Masyarakat di Dapil Empat mengharapkan ke kami agar aspirasi ini bisa ditindaklanjuti, karena itulah kami mengharapkan pemerintah memberi perhatian serius," ujarnya.

Untuk itu Purdiono menekankan banyaknya aspirasi masyarakat di daerah yang masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten.

Dengan terealisasinya keluhan masyarakat, mereka dapat merasakan keberadaan pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.

"Semoga pemerintah ke depan dapat segera menindaklanjuti apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Jangan sampai masyarakat dibiarkan menunggu," demikian Purdiono.

Baca juga: DPRD dukung penambahan SPPG MBG di Kapuas

Baca juga: DPRD Kapuas minta penertiban tiang dan kabel telekomunikasi semrawut

Baca juga: DPRD Kalteng soroti 1.368 desa belum rampungkan tapal batas



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026