Logo Header Antaranews Kalteng

Setoran pajak Rp1,4 miliar masuk kas daerah Kotim usai libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 18:07 WIB
Image Print
Wakil Bupati Kotim Irawati menyaksikan langsung pembayaran pajak dari PT. Sukajadi Sawit Mekar, Rabu (25/3/2026). ANTARA/HO-Bapenda Kotim

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menerima setoran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) senilai Rp1,4 miliar. Pembayaran dari PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM) ini dilakukan tepat pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran.

“Saya mengapresiasi PT SSM yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Semoga ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya agar turut taat pajak,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Rabu.

Irawati didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kotim memantau langsung proses transaksi tersebut di loket Bank Kalteng yang berada di Kantor Bapenda. Kehadiran pimpinan daerah ini guna memastikan optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak.

Irawati memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen perusahaan karena telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu. Menurutnya, langkah ini patut menjadi teladan bagi sektor swasta lainnya.

“Kepatuhan ini sangat penting dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengelola dana tersebut dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan publik. Irawati menegaskan bahwa setiap rupiah yang masuk akan didorong untuk program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Wabup Kotim sidak pelayanan publik pascalibur Lebaran

Sementara itu, Kepala Bapenda Kotim Ramadansyah menjelaskan bahwa nilai transaksi yang disetorkan oleh PT SSM mencapai Rp1.408.463.143. Perusahaan tersebut tercatat sebagai wajib pajak terbesar di Kotim untuk kategori PBB-P2.

“Pembayaran ini dilakukan oleh PT SSM Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Pembayaran ini menempatkan PT SSM sebagai wajib pajak terbesar di Kotim untuk PBB P2," ujar Ramadansyah.

Ia melanjutkan, Bapenda Kotim akan terus mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Kontribusi nyata dari sektor swasta dinilai menjadi instrumen vital dalam memacu roda ekonomi dan infrastruktur di wilayah Kotim.

Disamping itu, pembayaran melalui Bank Kalteng memastikan seluruh transaksi berjalan secara transparan dan akuntabel guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

Bank Kalteng sebagai mitra pemerintah daerah terkait pembayaran pajak pun telah menyatakan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menambah pegawai dan sarana pendukung guna memperlancar proses penerimaan pembayaran dari wajib pajak.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan dan wajib pajak menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan penerimaan pajak guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah,” demikian Ramadansyah.

Baca juga: Petugas kebersihan di Kotim tetap bertugas saat libur Lebaran

Baca juga: DPRD Kotim sebut kehadiran Beras Itah wujud kedaulatan pangan lokal

Baca juga: Legislator Kotim soroti minimnya fasilitas sanitasi sekolah



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026